Brosur Edukasi Pasien THT

104 topik · 1 topik = 1 lembar A4 portrait, hadap depan saja. Cari atau pilih topik, lalu cetak.

Unduh PDF lengkap (104 hal., 29 MB)

Saat mencetak: ukuran kertas A4, orientasi potret, skala 100%, margin “Tidak ada”, aktifkan “Grafik latar belakang”.

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Infeksi Telinga Tengah pada Anak (Otitis Media Akut)

Kuman dari hidung dan tenggorok naik ke telinga tengah lewat saluran Eustachius.

Infeksi Telinga Tengah pada Anak (Otitis Media Akut)

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri telinga; bayi rewel dan menarik-narik telinga
  • Demam
  • Kurang dengar atau tidak menoleh saat dipanggil

Penyebab dan pemicu

  • Pilek atau radang saluran napas atas
  • Adenoid yang membesar
  • Alergi

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Pereda nyeri/demam sesuai berat badan dan anjuran dokter
  • Posisikan kepala lebih tinggi saat menyusu atau minum
  • Jauhkan anak dari asap rokok
  • Jaga telinga tetap kering bila ada cairan keluar

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan gendang telinga dengan otoskop
  • Antibiotik tidak selalu diperlukan; kasus ringan tertentu bisa diamati dulu 48–72 jam
  • Bila antibiotik diresepkan, habiskan sesuai anjuran

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak/merah di belakang telinga, daun telinga menonjol
  • Wajah mencong atau mata sulit menutup
  • Demam tinggi, kejang, sangat lemas atau leher kaku
  • Nyeri dan demam tidak membaik dalam 2–3 hari
Tahukah Anda?Tidak semua telinga sakit pada anak membutuhkan antibiotik.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/nyeri-telinga-dan-cairan-keluar-kenali-otitis-media-akut-pada-anak/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAP/AAFP, Acute Otitis Media (2013). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Kotoran Telinga (Serumen): Jangan Dikorek!

Kotoran telinga adalah perlindungan alami.

Kotoran Telinga (Serumen): Jangan Dikorek!

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga terasa penuh atau tersumbat
  • Pendengaran berkurang
  • Telinga berdenging

Penyebab dan pemicu

  • Produksi alami yang berlebih atau liang telinga sempit
  • Mendorong kotoran dengan cotton bud
  • Pemakaian earphone sumbat atau alat bantu dengar

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Biarkan telinga membersihkan dirinya
  • Bersihkan hanya bagian luar daun telinga dengan kain
  • Tetes pelunak serumen bila gendang telinga utuh dan dianjurkan dokter
  • Jangan memakai cotton bud, ear candle, peniti, atau korek api

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan otoskop atau mikroskop
  • Pengambilan dengan kuret atau pengisapan (microsuction)
  • Irigasi air hangat 37°C; tidak untuk gendang berlubang, pasca-operasi telinga, atau anak di bawah 2 tahun

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Nyeri hebat, atau darah/cairan keluar dari telinga
  • Pusing berputar
  • Pendengaran turun mendadak
  • Pernah gendang telinga berlubang atau operasi telinga: jangan meneteskan atau menyemprot sendiri
Tahukah Anda?Ear candle (lilin telinga) tidak terbukti efektif dan dapat menyebabkan luka bakar atau menyumbat telinga.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/serumen-impaksi-kotoran-telinga-bahaya-korek/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Cerumen Impaction (2017). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Gendang Telinga Berlubang (Perforasi Membran Timpani)

Gendang telinga (membran timpani) adalah selaput tipis pemisah telinga luar dan tengah.

Gendang Telinga Berlubang (Perforasi Membran Timpani)

Gejala yang sering dirasakan

  • Pendengaran berkurang
  • Telinga berdenging atau terasa penuh
  • Nyeri mendadak yang lalu mereda

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi telinga tengah
  • Trauma: korek telinga, tamparan, ledakan, benda asing
  • Perubahan tekanan: pesawat, menyelam

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jaga telinga tetap kering saat mandi dan keramas (sumbat telinga/kapas berlapis vaselin)
  • Hindari berenang
  • Jangan korek, bersihkan, atau teteskan cairan ke dalam telinga
  • Jangan membuang ingus terlalu kuat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan otoskop/mikroskop
  • Tes pendengaran (audiometri)
  • Banyak perforasi baru akibat trauma menutup sendiri dalam beberapa minggu–bulan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pusing berputar, mual, atau tuli mendadak
  • Wajah mencong
  • Nyeri hebat atau bengkak di belakang telinga
  • Cairan berbau terus-menerus lebih dari 2 minggu, atau demam
Tahukah Anda?Air bersih pun bisa memicu infeksi pada telinga yang gendangnya berlubang.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/gendang-telinga-bocor/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Telinga Sakit Setelah Berenang (Otitis Eksterna)

Infeksi pada liang telinga luar, sering disebut swimmer's ear.

Telinga Sakit Setelah Berenang (Otitis Eksterna)

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga nyeri, makin nyeri saat daun telinga ditarik
  • Gatal dan rasa penuh di liang telinga
  • Liang telinga merah dan bengkak

Penyebab dan pemicu

  • Liang telinga lembap setelah berenang atau mandi
  • Luka kecil akibat korek telinga atau cotton bud
  • Memakai earphone atau alat bantu dengar lama-lama

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jaga telinga tetap kering
  • Keringkan bagian luar telinga dengan handuk, bukan dikorek
  • Pereda nyeri sesuai anjuran dokter
  • Jangan memasukkan apa pun ke dalam telinga

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pembersihan liang telinga oleh dokter (kuret atau pengisapan)
  • Tetes telinga antibiotik, kadang dengan steroid
  • Antibiotik minum hanya pada infeksi yang meluas

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Nyeri sangat hebat, bengkak sampai daun telinga atau pipi
  • Demam tinggi
  • Penderita diabetes atau lansia dengan nyeri telinga yang makin parah
  • Wajah mencong atau nyeri tulang di sekitar telinga
Tahukah Anda?Tetes telinga hanya boleh dipakai bila gendang telinga utuh.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/otitis-eksterna-telinga-sakit-setelah-berenang/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Acute Otitis Externa (2014). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Cairan di Belakang Gendang Telinga Anak (Glue Ear)

Cairan kental terkumpul di telinga tengah tanpa infeksi aktif.

Cairan di Belakang Gendang Telinga Anak (Glue Ear)

Gejala yang sering dirasakan

  • Anak sering minta diulang atau volume TV dikeraskan
  • Tidak menoleh saat dipanggil
  • Telinga terasa penuh

Penyebab dan pemicu

  • Saluran Eustachius anak yang pendek dan belum matang
  • Pilek dan alergi berulang
  • Adenoid yang membesar

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Pantau pendengaran anak; duduk di bagian depan kelas
  • Bicara dengan jelas, menghadap anak
  • Jauhkan dari asap rokok
  • Kendalikan alergi hidung bila ada

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Otoskopi, timpanometri, dan tes dengar
  • Banyak kasus membaik sendiri; diamati dulu sekitar 3 bulan
  • Grommet (pipa ventilasi) bila cairan menetap dengan gangguan dengar

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran menurun jelas atau bicara tidak berkembang
  • Nyeri telinga dan demam muncul
  • Cairan menetap lebih dari 3 bulan
  • Anak sering kehilangan keseimbangan atau jatuh
Tahukah Anda?Obat tetes, antibiotik, dan dekongestan tidak terbukti membuang cairan ini.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/otitis-media-efusi-glue-ear/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Otitis Media with Effusion (2016). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Telinga Berdenging (Tinnitus)

Mendengar bunyi berdenging, berdesis, atau berdetak tanpa sumber suara.

Telinga Berdenging (Tinnitus)

Gejala yang sering dirasakan

  • Denging, desis, atau bunyi seperti jangkrik
  • Satu atau kedua telinga
  • Lebih terasa saat sepi atau malam

Penyebab dan pemicu

  • Paparan suara keras (konser, headphone volume tinggi)
  • Penuaan pada telinga dalam
  • Kotoran telinga atau infeksi telinga

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Hindari suara keras; pakai pelindung telinga
  • Kecilkan volume headphone
  • Putar suara latar lembut saat tidur
  • Kelola stres dan tidur teratur

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan telinga dan tes dengar (audiometri)
  • Mencari dan mengobati penyebab
  • Terapi suara (sound therapy), tinnitus retraining, dan konseling

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Denging hanya satu telinga disertai pendengaran turun mendadak
  • Denging berdenyut sesuai denyut nadi
  • Pusing berputar atau wajah lemah
  • Terasa sangat mengganggu hingga cemas atau sulit tidur
Tahukah Anda?Belum ada obat yang menghilangkan tinnitus pada semua orang.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/tinnitus-telinga-berdenging/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Tinnitus (2014). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Pusing Berputar (Vertigo dan BPPV)

BPPV adalah penyebab vertigo tersering: kristal kecil di telinga dalam bergeser.

Pusing Berputar (Vertigo dan BPPV)

Gejala yang sering dirasakan

  • Pusing berputar kurang dari 1 menit
  • Muncul saat bangun tidur, berbaring, atau menoleh
  • Mual, kadang muntah

Penyebab dan pemicu

  • Kristal kalsium (otokonia) lepas di telinga dalam
  • Usia lanjut
  • Benturan kepala

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Bangun pelan: duduk dulu sebelum berdiri
  • Hindari menoleh atau menengadah mendadak
  • Waspada risiko jatuh, terutama di kamar mandi
  • Tidur dengan kepala sedikit lebih tinggi

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Tes Dix-Hallpike untuk memastikan BPPV
  • Manuver Epley: reposisi kristal oleh dokter, efektif pada sebagian besar kasus dalam 1–2 sesi
  • Obat penekan pusing hanya jangka pendek

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pusing disertai bicara pelo, lemah sesisi, atau wajah mencong
  • Sakit kepala hebat mendadak atau penglihatan ganda
  • Pusing berputar terus-menerus lebih dari beberapa jam
  • Tuli mendadak pada satu telinga
Tahukah Anda?Obat pusing tidak menyembuhkan BPPV; yang menyembuhkan adalah manuver reposisi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/vertigo-bppv-manuver-epley/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, BPPV (2017). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Pendengaran Menurun karena Usia (Presbikusis)

Gangguan dengar yang berkembang pelan seiring bertambahnya usia.

Pendengaran Menurun karena Usia (Presbikusis)

Gejala yang sering dirasakan

  • Sulit mengerti percakapan di tempat ramai
  • Suara terdengar ada tetapi tidak jelas
  • Sering minta diulang atau menaikkan volume TV

Penyebab dan pemicu

  • Sel rambut telinga dalam menua
  • Paparan bising bertahun-tahun
  • Diabetes, hipertensi, dan merokok

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Bicara berhadapan, di ruang tenang
  • Minta lawan bicara bicara jelas, tidak berteriak
  • Kurangi bising dan gunakan pelindung telinga
  • Kendalikan diabetes dan tekanan darah

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri untuk mengukur derajat
  • Alat bantu dengar yang disesuaikan
  • Latihan mendengar dan komunikasi

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak dalam hitungan jam–hari
  • Turun hanya di satu telinga
  • Disertai pusing berputar atau denging satu sisi
  • Menarik diri dari pergaulan atau tampak murung
Tahukah Anda?Gangguan dengar yang dibiarkan berkaitan dengan isolasi sosial dan penurunan fungsi pikir.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/presbikusis-gangguan-pendengaran-karena-usia/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; WHO, World Report on Hearing (2021). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Pendengaran Rusak karena Bising

Paparan suara keras terus-menerus merusak sel pendengaran secara permanen.

Pendengaran Rusak karena Bising

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga berdenging setelah pulang kerja atau konser
  • Suara terasa tumpul
  • Sulit menangkap percakapan di keramaian

Penyebab dan pemicu

  • Pabrik, bengkel, konstruksi, atau musik keras
  • Headphone/earphone volume tinggi dalam waktu lama
  • Suara ledakan atau tembakan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Pakai sumbat atau penutup telinga di tempat bising
  • Aturan 60/60: volume maksimal 60% dan paling lama 60 menit
  • Beri jeda telinga untuk istirahat dari suara
  • Jauhi sumber suara keras

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri untuk memeriksa tingkat gangguan
  • Pemantauan pendengaran berkala bagi pekerja
  • Alat bantu dengar bila diperlukan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak setelah suara keras
  • Denging tidak hilang dalam 1–2 hari
  • Nyeri telinga atau darah keluar setelah ledakan
  • Pusing berputar
Tahukah Anda?Kerusakan karena bising tidak bisa kembali.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/gangguan-pendengaran-akibat-bising-kerja/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: WHO; NIOSH, Occupational Noise Exposure. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Telinga Terasa Penuh (Disfungsi Tuba Eustachius)

Tuba Eustachius menghubungkan telinga tengah dengan belakang hidung untuk menyamakan tekanan.

Telinga Terasa Penuh (Disfungsi Tuba Eustachius)

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga terasa penuh atau tersumbat
  • Pendengaran berkurang ringan
  • Bunyi klik atau letupan saat menelan

Penyebab dan pemicu

  • Pilek, alergi, atau sinusitis yang membengkakkan lubang tuba
  • Adenoid membesar pada anak
  • Perubahan tekanan (pesawat, naik gunung)

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Menguap, mengunyah permen karet, atau menelan berulang
  • Cuci hidung dengan larutan garam
  • Kendalikan alergi hidung
  • Manuver Valsalva lembut: tutup hidung, hembuskan pelan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan telinga dan hidung; timpanometri
  • Semprot hidung steroid untuk mengecilkan bengkak
  • Penanganan penyebab (alergi, sinusitis, adenoid)

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak
  • Nyeri telinga hebat atau cairan keluar
  • Pusing berputar
  • Keluhan lebih dari 3 minggu
Tahukah Anda?Dekongestan oral sering tidak banyak membantu dan tidak boleh dipakai sembarangan, terutama pada penderita tekanan darah tinggi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/disfungsi-tuba-eustachius/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Sakit Telinga saat Naik Pesawat dan Menyelam

Telinga cedera karena tekanan di luar berubah lebih cepat dari kemampuan telinga tengah menyesuaikan diri.

Sakit Telinga saat Naik Pesawat dan Menyelam

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga terasa penuh atau tertutup
  • Nyeri saat pesawat naik atau turun
  • Pendengaran berkurang sementara

Penyebab dan pemicu

  • Tuba Eustachius tidak membuka saat tekanan berubah
  • Penerbangan atau menyelam saat pilek atau alergi
  • Tertidur saat pesawat turun

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Menelan, menguap, atau mengunyah saat pesawat naik dan turun
  • Bayi: susui atau beri botol saat turun
  • Manuver Valsalva lembut, bukan dihembuskan keras
  • Hindari terbang atau menyelam saat pilek berat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan gendang telinga
  • Semprot hidung steroid atau obat pelega hidung jangka pendek
  • Pantauan pemulihan dan tes dengar

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Nyeri hebat atau darah/cairan keluar dari telinga
  • Pusing berputar atau mual berat
  • Pendengaran turun menetap
  • Denging yang tidak membaik dalam beberapa hari
Tahukah Anda?Tidur saat pesawat turun adalah salah satu pemicu: kita berhenti menelan, sehingga tekanan tidak tersamakan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/barotrauma-telinga-sakit-telinga-saat-naik-pesawat-dan-menyelam/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Kolesteatoma: Kista Berbahaya di Telinga Tengah

Pertumbuhan kulit abnormal di telinga tengah.

Kolesteatoma: Kista Berbahaya di Telinga Tengah

Gejala yang sering dirasakan

  • Cairan berbau busuk keluar dari telinga, berulang
  • Pendengaran menurun
  • Telinga penuh atau nyeri tumpul

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi telinga kronik yang tidak tuntas
  • Gendang telinga tertarik ke dalam (retraksi)
  • Bawaan sejak lahir (jarang)

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jaga telinga tetap kering
  • Jangan korek atau teteskan obat tanpa anjuran
  • Jangan abaikan cairan telinga yang berulang
  • Segera periksa bila ada riwayat telinga bocor lama

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan mikroskop atau endoskop telinga
  • CT scan tulang temporal dan tes dengar
  • Operasi (mastoidektomi/timpanoplasti) untuk mengangkatnya

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Wajah mencong
  • Pusing berputar hebat atau tuli mendadak
  • Demam, sakit kepala hebat, atau leher kaku
  • Bengkak atau nyeri di belakang telinga
Tahukah Anda?Obat tetes dan antibiotik hanya meredakan sementara.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/kolesteatoma-kista-telinga-tengah/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Wajah Mencong Mendadak (Bell's Palsy)

Kelumpuhan saraf wajah yang muncul mendadak pada satu sisi.

Wajah Mencong Mendadak (Bell's Palsy)

Gejala yang sering dirasakan

  • Satu sisi wajah lemah atau jatuh
  • Mata sulit menutup, air mata berlebih atau kering
  • Mulut mencong saat tersenyum

Penyebab dan pemicu

  • Sering belum diketahui jelas
  • Dikaitkan dengan infeksi virus (misalnya herpes)
  • Peradangan saraf di dalam tulang tengkorak

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jaga mata: tetes pelumas dan tutup mata saat tidur
  • Gunakan kacamata pelindung di luar
  • Pijat lembut dan latihan wajah sesuai anjuran
  • Makan di sisi yang sehat; kunyah pelan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan wajah, telinga, dan saraf
  • Steroid dimulai dini (idealnya dalam 72 jam)
  • Obat antivirus pada kasus tertentu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Lemah anggota gerak, bicara pelo, atau penglihatan kabur: curiga stroke, segera ke IGD
  • Sakit kepala hebat mendadak
  • Ruam di telinga atau pendengaran turun
  • Tidak ada perbaikan setelah beberapa minggu
Tahukah Anda?Sebagian besar penderita pulih dalam beberapa minggu sampai bulan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/bells-palsy-wajah-mencong-mendadak/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Bell's Palsy (2013). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Otosklerosis: Tulang Pendengaran yang Mengeras

Pertumbuhan tulang abnormal di telinga tengah membuat tulang stapes kaku, sehingga getaran suara tidak sampai ke telinga dalam.

Otosklerosis: Tulang Pendengaran yang Mengeras

Gejala yang sering dirasakan

  • Pendengaran menurun pelan-pelan, biasanya di satu atau kedua telinga
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Mendengar lebih jelas di tempat ramai

Penyebab dan pemicu

  • Penyebab pasti belum diketahui
  • Sering ada riwayat keluarga
  • Lebih sering pada wanita usia 20–40 tahun

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Periksa pendengaran secara rutin
  • Hindari suara keras
  • Bicara menghadap lawan bicara
  • Konsultasi bila gejala makin berat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri dan timpanometri
  • Alat bantu dengar sebagai pilihan tanpa operasi
  • Operasi stapedotomi untuk memperbaiki hantaran suara

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak
  • Pusing berputar hebat
  • Telinga berdenging disertai tuli satu sisi
  • Nyeri telinga dengan cairan
Tahukah Anda?Pada tuli konduktif ini, operasi stapedotomi dapat mengembalikan pendengaran pada sebagian besar pasien yang sesuai.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/otosklerosis/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman umum otologi; AAO-HNSF Hearing Loss. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Mastoiditis: Komplikasi Infeksi Telinga

Infeksi tulang di belakang telinga (mastoid) akibat infeksi telinga tengah yang tidak tuntas.

Mastoiditis: Komplikasi Infeksi Telinga

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri dan bengkak di belakang telinga
  • Kulit di belakang telinga merah dan hangat
  • Daun telinga terdorong ke depan

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi telinga tengah akut yang berulang atau tidak diobati tuntas
  • Daya tahan tubuh rendah
  • Telinga bernanah kronis

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Beri obat sesuai petunjuk dokter sampai habis
  • Jaga telinga tetap kering
  • Jangan mengorek telinga
  • Kontrol sesuai jadwal

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan telinga dan, bila perlu, CT scan
  • Antibiotik, sering melalui infus
  • Miringotomi untuk mengeluarkan cairan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak nyata di belakang telinga
  • Demam tinggi dan anak lemas
  • Wajah mencong
  • Sakit kepala hebat, kaku kuduk, atau kejang
Tahukah Anda?Mastoiditis adalah alasan utama mengapa infeksi telinga tengah perlu diobati sampai tuntas, bukan hanya sampai nyeri hilang.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/mastoiditis-komplikasi-otitis/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman otitis media; AAP/AAO-HNSF. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Obat yang Dapat Merusak Pendengaran

Sebagian obat dapat merusak telinga dalam.

Obat yang Dapat Merusak Pendengaran

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga berdenging
  • Pendengaran menurun, terutama nada tinggi
  • Pusing atau tidak seimbang

Penyebab dan pemicu

  • Antibiotik golongan aminoglikosida (misalnya gentamisin)
  • Obat kemoterapi tertentu (misalnya cisplatin)
  • Diuretik kuat dosis tinggi

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Beri tahu dokter bila sedang atau pernah memakai obat tersebut
  • Jangan menghentikan obat sendiri
  • Jangan membeli antibiotik tanpa resep
  • Laporkan segera telinga berdenging baru

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri sebelum, selama, dan sesudah pengobatan berisiko
  • Penyesuaian dosis atau pilihan obat oleh dokter
  • Rehabilitasi: alat bantu dengar bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak saat pengobatan
  • Dengung baru dan pusing berat
  • Sulit berjalan lurus atau mudah jatuh
  • Anak tidak bereaksi pada suara
Tahukah Anda?Pemeriksaan pendengaran sebelum kemoterapi tertentu membantu mendeteksi kerusakan sedini mungkin.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/ototoksisitas-obat-yang-bisa-merusak-pendengaran/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman ototoksisitas; ASHA. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Hematoma Daun Telinga (Telinga Kembang Kol)

Darah menumpuk di bawah kulit daun telinga setelah benturan.

Hematoma Daun Telinga (Telinga Kembang Kol)

Gejala yang sering dirasakan

  • Daun telinga bengkak, ungu, dan nyeri setelah benturan
  • Lekuk daun telinga hilang
  • Terasa penuh dan tegang

Penyebab dan pemicu

  • Pukulan atau tekanan pada daun telinga
  • Darah terkumpul di antara kulit dan tulang rawan
  • Tulang rawan kehilangan pasokan darah

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Kompres dingin sebentar setelah cedera
  • Jangan menusuk atau memeras sendiri
  • Segera ke dokter, idealnya dalam 24–48 jam
  • Gunakan pelindung telinga saat olahraga kontak

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pengeluaran darah (aspirasi atau sayatan kecil)
  • Balutan tekan agar darah tidak terkumpul lagi
  • Antibiotik pencegahan bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak kembali setelah ditangani
  • Nyeri makin hebat dan demam
  • Kulit merah menyebar
  • Telinga berubah bentuk
Tahukah Anda?Penanganan terlambat dapat menyebabkan telinga 'kembang kol' permanen.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/hematoma-daun-telinga/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman umum otologi; trauma telinga luar. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Pusing Tidak Berputar (Dizziness)

Rasa melayang, goyah, atau mau pingsan.

Pusing Tidak Berputar (Dizziness)

Gejala yang sering dirasakan

  • Rasa melayang atau ringan di kepala
  • Tidak stabil saat berdiri
  • Pandangan gelap saat berdiri cepat

Penyebab dan pemicu

  • Tekanan darah rendah atau turun saat berdiri
  • Kurang minum, kurang makan, atau kurang tidur
  • Efek samping obat

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Bangun pelan dari duduk atau berbaring
  • Minum cukup dan makan teratur
  • Tidur cukup dan kelola stres
  • Catat kapan pusing muncul dan pemicunya

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan tekanan darah dan keseimbangan
  • Pemeriksaan pendengaran dan telinga dalam
  • Tes darah bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pingsan
  • Nyeri dada atau sesak
  • Lemah satu sisi tubuh atau bicara pelo
  • Sakit kepala hebat mendadak
Tahukah Anda?Tidak semua pusing berasal dari telinga.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/dizziness-pusing-tidak-berputar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman evaluasi pusing; AAO-HNSF Dizziness. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Penyakit Meniere

Gangguan telinga dalam dengan serangan vertigo, tuli yang naik-turun, dengung, dan rasa penuh di telinga.

Penyakit Meniere

Gejala yang sering dirasakan

  • Vertigo berputar 20 menit hingga beberapa jam
  • Pendengaran menurun, sering di satu telinga
  • Telinga berdenging

Penyebab dan pemicu

  • Diduga kelebihan cairan telinga dalam (hidrops endolimfatik)
  • Pemicu: garam berlebih, stres, kurang tidur
  • Penyebab pasti belum jelas

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Kurangi garam
  • Batasi kafein dan alkohol
  • Tidur cukup dan kelola stres
  • Duduk atau berbaring saat serangan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri berkala
  • Obat saat serangan dan pencegahan sesuai dokter
  • Injeksi telinga tengah bila serangan sering

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pendengaran turun mendadak
  • Pingsan atau jatuh
  • Lemah satu sisi tubuh atau bicara pelo
  • Sakit kepala hebat mendadak
Tahukah Anda?Meniere tidak dapat disembuhkan total, tetapi serangan dapat dikurangi bila pemicu dikendalikan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/vertigo-sensasi-berputar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Meniere's Disease (2020). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Telinga

Alat Bantu Dengar: Kapan Perlu?

Alat kecil yang memperkuat suara.

Alat Bantu Dengar: Kapan Perlu?

Gejala yang sering dirasakan

  • Sering meminta diulang
  • Sulit mengikuti percakapan di tempat ramai
  • Volume TV selalu keras

Penyebab dan pemicu

  • Presbikusis (tuli usia lanjut)
  • Tuli akibat bising
  • Tuli saraf lainnya

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Periksa pendengaran bila ada keluhan
  • Biasakan memakai alat secara bertahap
  • Bersihkan alat setiap hari
  • Simpan di tempat kering

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Audiometri untuk menentukan derajat tuli
  • Pemilihan alat sesuai derajat dan gaya hidup
  • Penyesuaian dan kontrol berkala

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Telinga sakit atau keluar cairan saat memakai alat
  • Pendengaran turun mendadak
  • Alat tidak nyaman walau sudah disesuaikan
  • Pusing baru muncul
Tahukah Anda?Tuli yang tidak dikoreksi berkaitan dengan risiko penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/alat-bantu-dengar-kapan-perlu/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Lancet Commission on Dementia; pedoman AAO-HNSF. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Rinitis Alergi: Bersin dan Pilek Berulang

Hidung bereaksi berlebihan terhadap zat yang sebenarnya tidak berbahaya.

Rinitis Alergi: Bersin dan Pilek Berulang

Gejala yang sering dirasakan

  • Bersin berulang, terutama pagi hari
  • Hidung gatal dan berair encer
  • Hidung tersumbat

Penyebab dan pemicu

  • Tungau debu rumah (pencetus tersering)
  • Bulu hewan, jamur, serbuk sari
  • Asap rokok, polusi, dan perubahan cuaca

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci seprai dan sarung bantal dengan air panas tiap minggu
  • Pakai sarung kasur dan bantal anti-tungau
  • Kurangi karpet, boneka berbulu, dan tirai tebal
  • Cuci hidung dengan larutan garam (saline)

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Semprot hidung steroid: obat utama, efek penuh bertahap
  • Antihistamin untuk bersin dan gatal
  • Tes alergi untuk mencari pemicu: skin prick test (kulit) atau IgE spesifik (darah)

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak napas atau napas berbunyi (mengi)
  • Hidung tersumbat satu sisi terus-menerus atau berdarah
  • Keluhan lebih dari 4 minggu walau sudah berobat
  • Tidur, sekolah, atau kerja terganggu berat
Tahukah Anda?Skin prick test cepat, tetapi antihistamin harus dihentikan beberapa hari.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/rinitis-alergi-gejala-penyebab-pengobatan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Sinusitis: Radang Rongga Sinus

Sinus adalah rongga berisi udara di sekitar hidung.

Sinusitis: Radang Rongga Sinus

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat dan ingus kental
  • Nyeri atau rasa penuh di pipi, dahi, atau antara kedua mata
  • Penciuman berkurang

Penyebab dan pemicu

  • Sekitar 80% disebabkan virus (pilek biasa)
  • Bakteri, sebagai komplikasi sesudahnya
  • Alergi hidung

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam (saline)
  • Minum cukup dan istirahat
  • Hirup uap hangat
  • Tidur dengan kepala lebih tinggi

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk melihat sinus dan hidung bagian dalam
  • Antibiotik hanya bila dicurigai bakteri; tidak diberikan rutin pada 10 hari pertama
  • Semprot hidung steroid dan cuci hidung

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak atau merah di sekitar mata, penglihatan ganda
  • Demam tinggi
  • Sakit kepala hebat, leher kaku, atau bingung
  • Tidak membaik dalam 10 hari, atau memburuk setelah sempat membaik
Tahukah Anda?Ingus kuning atau hijau tidak otomatis berarti infeksi bakteri.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sinusitis-akut-gejala-pengobatan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Adult Sinusitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Hidung Mampat Terus: Konka Hipertrofi

Konka adalah "bantalan" di dinding dalam hidung yang menghangatkan dan melembapkan udara.

Hidung Mampat Terus: Konka Hipertrofi

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat bergantian kiri-kanan atau terus-menerus
  • Lebih parah saat malam atau berbaring
  • Mendengkur, mulut kering saat bangun

Penyebab dan pemicu

  • Alergi hidung
  • Iritasi: asap rokok, polusi, udara kering
  • Pemakaian obat dekongestan berlebihan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam (saline)
  • Pakai semprot steroid secara rutin bila diresepkan
  • Hindari pencetus alergi dan asap
  • Jangan pakai semprot dekongestan lebih dari 5–7 hari

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk menilai konka dan septum
  • Semprot steroid dan antihistamin sebagai terapi pertama
  • Turbinoplasti (pengecilan konka) bila obat gagal, tindakan minimal invasif

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Tersumbat satu sisi disertai mimisan atau benjolan
  • Penciuman hilang mendadak
  • Ingus berdarah
  • Tidur sangat terganggu atau sesak
Tahukah Anda?Konka tidak dibuang seluruhnya.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/konka-hipertrofi-hidung-tersumbat/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; artikel dr. Yanuar. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Tulang Hidung Bengkok (Deviasi Septum)

Septum adalah sekat tulang rawan yang membagi hidung menjadi dua.

Tulang Hidung Bengkok (Deviasi Septum)

Gejala yang sering dirasakan

  • Tersumbat menetap pada satu sisi
  • Mimisan berulang
  • Sering sinusitis atau pilek

Penyebab dan pemicu

  • Bawaan atau perkembangan sejak lahir
  • Cedera: benturan, olahraga, kecelakaan
  • Proses persalinan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam (saline)
  • Pakai semprot steroid bila diresepkan
  • Oleskan salep pelembap tipis bila hidung kering
  • Jangan mengorek hidung

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk melihat bentuk septum
  • Obat dahulu bila keluhan ringan
  • Septoplasti bila bengkoknya jelas menyebabkan gejala dan obat gagal

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Hidung bengkak, biru, atau nyeri hebat setelah benturan
  • Mimisan tidak berhenti setelah 15 menit ditekan
  • Ingus bernanah disertai demam
  • Penglihatan atau mata ikut terganggu
Tahukah Anda?Septum bengkok yang tidak bergejala tidak perlu dioperasi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/septum-deviasi-tulang-hidung-miring/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; artikel dr. Yanuar. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Mimisan: Cara Menghentikan yang Benar

Sebagian besar mimisan berasal dari pembuluh darah halus di bagian depan sekat hidung dan berhenti dengan pertolongan pertama yang benar.

Mimisan: Cara Menghentikan yang Benar

Gejala yang sering dirasakan

  • Darah menetes dari satu atau dua lubang hidung
  • Darah bisa mengalir ke tenggorok
  • Sering terjadi saat bangun tidur

Penyebab dan pemicu

  • Udara kering, AC, atau mengorek hidung
  • Alergi, pilek, dan sinusitis
  • Benturan atau cedera hidung

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Duduk tegak, badan condong ke depan
  • Pencet bagian lunak hidung 10–15 menit tanpa dilepas
  • Bernapas lewat mulut; kompres dingin di hidung
  • Jangan menengadah dan jangan menyumpal kapas dalam-dalam

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung dengan endoskop
  • Kauterisasi (membakar pembuluh darah) atau tampon
  • Salep pelembap hidung untuk pencegahan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Darah tidak berhenti setelah 20 menit ditekan
  • Mimisan hebat atau setelah cedera kepala
  • Mimisan berulang, terutama pada satu sisi
  • Pusing, pucat, atau Anda memakai obat pengencer darah
Tahukah Anda?Menengadah justru membuat darah mengalir ke tenggorok sehingga tertelan atau terhirup.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/mimisan-epistaksis-cara-menghentikan-kapan-ke-dokter/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Nosebleed (Epistaxis) (2020). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Polip Hidung: Bukan Tumor, Tapi Perlu Ditangani

Polip hidung adalah tonjolan jinak lunak seperti anggur dari lapisan hidung dan sinus yang meradang lama.

Polip Hidung: Bukan Tumor, Tapi Perlu Ditangani

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat di kedua sisi, makin lama makin berat
  • Penciuman berkurang atau hilang
  • Lendir menetes ke tenggorok

Penyebab dan pemicu

  • Peradangan kronik pada lapisan hidung
  • Alergi dan asma
  • Sensitivitas terhadap aspirin/obat antinyeri tertentu

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam
  • Pakai semprot steroid secara teratur sesuai anjuran
  • Kendalikan alergi dan asma
  • Jangan menggunakan tetes dekongestan terus-menerus

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk melihat polip dan derajatnya
  • Semprot steroid; kadang steroid minum jangka pendek
  • Obat biologis pada kasus berat tertentu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Polip hanya di satu sisi, cepat membesar, atau berdarah
  • Bengkak atau perubahan penglihatan di sekitar mata
  • Penciuman hilang mendadak
  • Sesak napas atau mengi memberat
Tahukah Anda?Polip di satu sisi saja memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menyingkirkan penyakit lain.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/polip-hidung-bukan-tumor-beda-sinusitis/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: EPOS 2020; AAO-HNSF, Adult Sinusitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Pilek Alergi, Flu, atau Pilek Biasa?

Ketiganya membuat hidung meler, tetapi penanganannya berbeda.

Pilek Alergi, Flu, atau Pilek Biasa?

Gejala yang sering dirasakan

  • Alergi: bersin berderet, hidung dan mata gatal, ingus encer, tanpa demam
  • Alergi: berulang atau lama (berminggu-minggu), mengikuti pemicu
  • Pilek biasa: tenggorok kering, ingus kental, sembuh 7–10 hari

Penyebab dan pemicu

  • Alergi: tungau, debu, bulu hewan, serbuk, polusi
  • Pilek dan flu: virus yang menular lewat percikan dan tangan
  • Antibiotik tidak membunuh virus

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Alergi: hindari pemicu, cuci hidung, pakai obat alergi sesuai anjuran
  • Pilek/flu: istirahat, minum cukup, cuci tangan, pakai masker
  • Pereda demam dan nyeri bila diperlukan
  • Jangan minum antibiotik tanpa resep

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung, kadang nasoendoskopi
  • Semprot steroid dan antihistamin untuk alergi
  • Tes alergi kulit bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari atau napas sesak
  • Nyeri wajah hebat atau ingus kuning-hijau lebih dari 10 hari
  • Bengkak di sekitar mata
  • Gejala alergi lebih dari 4 minggu walau sudah berobat
Tahukah Anda?Ingus kuning atau hijau tidak membuktikan infeksi bakteri.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/beda-pilek-alergi-flu-biasa/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015); Adult Sinusitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Penciuman Hilang (Anosmia)

Kehilangan penciuman mengurangi nikmat makan dan keselamatan (bau asap atau gas).

Penciuman Hilang (Anosmia)

Gejala yang sering dirasakan

  • Tidak bisa mencium atau bau terasa lemah
  • Rasa makanan hambar
  • Bau terasa salah atau tidak enak (parosmia)

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi virus, termasuk COVID-19
  • Sinusitis kronik dan polip hidung
  • Cedera kepala

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Latihan penciuman 2 kali sehari: mawar, lemon, cengkeh, kayu putih; 20 detik tiap aroma
  • Lanjutkan beberapa bulan secara konsisten
  • Cuci hidung dengan larutan garam
  • Pasang alarm asap dan cek tanggal kedaluwarsa makanan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk mencari sumbatan atau polip
  • Tes penciuman bila perlu
  • Steroid semprot atau bilas pada kondisi tertentu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Hilang penciuman tiba-tiba disertai kelemahan, bicara pelo, atau sakit kepala hebat
  • Setelah cedera kepala dengan cairan jernih keluar dari hidung
  • Hanya satu sisi dan makin berat
  • Tidak ada perbaikan setelah 3 bulan
Tahukah Anda?Latihan penciuman terstruktur terbukti membantu pemulihan pada sebagian penderita.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anosmia-pasca-covid/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; Position paper on Olfactory Dysfunction (2017). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Patah Tulang Hidung: Tanda Bahaya dan Pertolongan

Cedera wajah paling sering.

Patah Tulang Hidung: Tanda Bahaya dan Pertolongan

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri, bengkak, dan memar di sekitar hidung
  • Hidung tampak bengkok atau berubah bentuk
  • Mimisan

Penyebab dan pemicu

  • Jatuh, kecelakaan, atau olahraga kontak
  • Pukulan langsung ke wajah
  • Kekerasan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Duduk tegak, kompres dingin 15–20 menit tiap beberapa jam
  • Hentikan mimisan dengan menekan bagian lunak hidung
  • Jangan mencoba meluruskan sendiri
  • Tidur dengan kepala lebih tinggi

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung dan wajah; rontgen atau CT bila perlu
  • Pengeluaran darah dari sekat hidung bila ada hematoma
  • Reduksi (meluruskan tulang) idealnya dalam sekitar 1 minggu, setelah bengkak berkurang

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak biru-ungu di bagian tengah dalam hidung (hematoma septum): segera ke dokter THT
  • Cairan jernih keluar dari hidung
  • Penglihatan ganda atau mata sulit digerakkan
  • Pingsan, muntah, atau sakit kepala hebat setelah cedera
Tahukah Anda?Hematoma septum yang tidak ditangani dapat merusak tulang rawan dan membuat hidung ambruk.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/patah-tulang-hidung/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Sinusitis Kronis: Lebih dari 12 Minggu

Radang sinus yang menetap lebih dari 12 minggu walau sudah diobati.

Sinusitis Kronis: Lebih dari 12 Minggu

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat atau ingus kental berkepanjangan
  • Rasa penuh atau tekanan di wajah
  • Penciuman berkurang

Penyebab dan pemicu

  • Alergi dan peradangan kronik
  • Polip, septum bengkok, atau konka besar
  • Infeksi gigi geraham atas (sinusitis dentogen)

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam setiap hari
  • Pakai semprot steroid secara teratur
  • Hindari asap, polusi, dan pencetus alergi
  • Jaga kebersihan gigi dan periksa gigi bila nyeri satu sisi

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi dan CT scan sinus
  • Steroid semprot, bilas hidung, antibiotik atau steroid minum jangka pendek bila perlu
  • Obati sumber: alergi, gigi, polip

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak atau merah di sekitar mata, penglihatan ganda
  • Sakit kepala hebat, demam tinggi, atau leher kaku
  • Ingus berbau busuk hanya dari satu sisi
  • Gejala satu sisi yang makin berat
Tahukah Anda?Nyeri wajah satu sisi dengan bau busuk perlu dicurigai berasal dari gigi atau jamur.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sinusitis-kronis-pengobatan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Adult Sinusitis (2015); EPOS 2020. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Sinusitis Jamur dan Sinusitis dari Gigi

Sinusitis yang tidak membaik dengan antibiotik biasa dan hanya di satu sisi perlu dicurigai jamur atau sumber dari gigi.

Sinusitis Jamur dan Sinusitis dari Gigi

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat satu sisi yang menetap
  • Ingus kental, berbau, kadang bercak hitam
  • Nyeri atau rasa penuh di pipi

Penyebab dan pemicu

  • Jamur tertentu pada sinus (bola jamur)
  • Infeksi akar gigi geraham atas
  • Imunitas rendah, diabetes

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jaga kebersihan gigi dan periksa ke dokter gigi
  • Kendalikan gula darah bila diabetes
  • Jangan menunda bila satu sisi hidung terus tersumbat
  • Cuci hidung sesuai anjuran

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi dan CT scan sinus
  • Operasi sinus endoskopi untuk mengangkat jamur
  • Pengobatan sumber infeksi gigi

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bengkak di pipi atau kelopak mata
  • Gangguan penglihatan atau mata menonjol
  • Demam tinggi dan sakit kepala hebat
  • Pada penderita diabetes atau imunitas rendah: gejala cepat memburuk
Tahukah Anda?Bola jamur sinus biasanya tidak membaik dengan obat saja dan memerlukan tindakan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sinusitis-jamur-dan-gigi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman rinosinusitis; EPOS 2020. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Rinitis Infeksius dan Non-Alergi

Tidak semua hidung meler adalah alergi.

Rinitis Infeksius dan Non-Alergi

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung tersumbat atau meler
  • Bersin
  • Ingus kental saat infeksi

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi virus (pilek) atau bakteri
  • Rinitis vasomotor oleh perubahan suhu dan bau
  • Obat tertentu, kehamilan, dan hormon

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam
  • Minum cukup dan istirahat
  • Hindari pemicu yang dikenali
  • Jangan memakai dekongestan semprot lebih dari 3–5 hari

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung dan nasoendoskopi
  • Tes alergi bila perlu untuk membedakan
  • Semprot steroid atau antihistamin sesuai jenis

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Pilek lebih dari 10 hari tanpa membaik
  • Demam tinggi dan nyeri wajah
  • Ingus berdarah atau satu sisi
  • Sesak napas
Tahukah Anda?Pemakaian semprot dekongestan berlebihan justru memperberat sumbatan (rinitis medikamentosa).
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/rinitis-infeksius-dan-non-infeksius/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman rinitis; AAO-HNSF. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Hidung & Sinus

Septorinoplasti: Bentuk dan Fungsi Hidung

Operasi memperbaiki bentuk hidung sekaligus fungsi napas, sering digabung dengan perbaikan sekat hidung.

Septorinoplasti: Bentuk dan Fungsi Hidung

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung bengkok atau tidak simetris
  • Hidung tersumbat karena sekat bengkok
  • Cedera hidung sebelumnya

Penyebab dan pemicu

  • Sekat hidung bengkok (septum deviasi)
  • Patah tulang hidung
  • Kelainan bawaan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Konsultasi dan diskusikan tujuan yang realistis
  • Berhenti merokok sebelum operasi
  • Hentikan obat pengencer darah sesuai arahan dokter
  • Siapkan waktu pemulihan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung dan foto simulasi
  • Septoplasti untuk fungsi napas
  • Rinoplasti untuk bentuk

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Perdarahan hebat
  • Demam dan nyeri makin berat
  • Bengkak atau memar tidak membaik
  • Cairan jernih dari hidung dengan sakit kepala
Tahukah Anda?Hasil akhir rinoplasti baru terlihat penuh setelah 6–12 bulan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/rinoplasti-septorinoplasti/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman operasi hidung; AAFPRS. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Cara Memakai Semprot Hidung Steroid

Obat utama untuk alergi dan hidung tersumbat.

Cara Memakai Semprot Hidung Steroid

Untuk siapa obat ini

  • Rinitis alergi (bersin, gatal, pilek)
  • Hidung tersumbat karena konka membesar
  • Polip hidung

Cara memakai yang benar

  • Cuci atau bersihkan hidung terlebih dulu
  • Kocok botol; tegakkan kepala, sedikit menunduk
  • Tangan kanan untuk lubang hidung kiri, dan sebaliknya

Supaya efektif

  • Pakai setiap hari pada waktu yang sama
  • Jangan menengadah; jangan langsung bersin atau meniup hidung
  • Bersihkan ujung botol setelah dipakai
  • Efek terasa beberapa hari sampai 1–2 minggu

Yang perlu diketahui

  • Pemilihan jenis dan dosis oleh dokter
  • Evaluasi hasil setelah 2–4 minggu
  • Kombinasi dengan antihistamin semprot atau minum bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Mimisan berulang atau darah banyak
  • Nyeri atau luka di dalam hidung
  • Hidung terasa sangat kering
  • Penglihatan kabur atau nyeri mata (bila dipakai bertahun-tahun, perlu kontrol)
Tahukah Anda?Semprot steroid aman untuk pemakaian rutin sesuai anjuran dan tidak sama dengan dekongestan, yang tidak boleh dipakai terus-menerus.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/steroid-nasal-spray-cara-pakai/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Tes Alergi Kulit (Skin Prick Test)

Cara cepat dan aman mencari pemicu alergi.

Tes Alergi Kulit (Skin Prick Test)

Untuk siapa tes ini

  • Rinitis alergi yang sulit terkontrol
  • Dipertimbangkan imunoterapi
  • Mencari pemicu asma atau eksim

Cara kerja tes

  • Kulit lengan dibersihkan
  • Beberapa tetes alergen dan kontrol diteteskan
  • Kulit ditusuk sangat dangkal, tanpa darah

Persiapan sebelum tes

  • Hentikan antihistamin 3–7 hari sebelum tes sesuai petunjuk dokter
  • Jangan hentikan obat lain tanpa bertanya
  • Beritahu bila hamil, memakai obat jantung tertentu, atau pernah anafilaksis
  • Tidak perlu puasa

Hasil dan setelahnya

  • Hasil dibaca dengan riwayat gejala, bukan berdiri sendiri
  • Bentol positif tidak selalu berarti penyebab keluhan
  • Hasil menentukan penghindaran pemicu dan imunoterapi

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Gatal hebat, bengkak bibir atau wajah, sesak: beri tahu petugas segera
  • Pusing atau lemas selama tes
  • Ruam menyebar
  • Tes dilakukan di tempat yang siap menangani reaksi
Tahukah Anda?Hasil positif berarti tubuh peka terhadap alergen, bukan otomatis penyebab semua gejala.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/skin-prick-test-tes-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAAAI/ACAAI, Allergy Diagnostic Testing (2008). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Imunoterapi Alergi: Suntik atau Tetes

Satu-satunya terapi yang melatih tubuh agar toleran terhadap alergen dan dapat mengubah perjalanan penyakit.

Imunoterapi Alergi: Suntik atau Tetes

Untuk siapa terapi ini

  • Rinitis alergi sedang–berat yang tidak cukup dengan obat
  • Alergi jelas terbukti (tes kulit atau darah)
  • Tungau, serbuk, atau bulu hewan sebagai pemicu

Pilihan imunoterapi

  • SCIT: suntikan di lengan; awalnya mingguan, lalu bulanan
  • Wajib menunggu 30 menit di klinik setelah suntik
  • SLIT: tetes atau tablet di bawah lidah, di rumah

Yang perlu dipersiapkan

  • Minum obat dan ikuti jadwal secara disiplin
  • Hindari olahraga berat dan mandi air panas sesaat setelah suntik
  • Jangan suntik bila sedang demam atau asma tidak terkontrol
  • Beri tahu bila memakai obat beta-blocker

Hasil dan batasan

  • Seleksi dengan riwayat dan tes alergi
  • Dosis dinaikkan bertahap dan diawasi
  • Evaluasi berkala

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak, mengi, bengkak bibir atau tenggorok, pusing: segera beri tahu atau ke IGD
  • Gatal seluruh badan atau bentol menyebar
  • Pembengkakan besar di tempat suntik
  • Asma yang makin sering kambuh
Tahukah Anda?Berbeda dari obat yang hanya meredakan gejala, imunoterapi menurunkan kepekaan tubuh.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/imunoterapi-scit-suntik-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAAAI/ACAAI, Allergen Immunotherapy (2011). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Alergi Makanan atau Intoleransi?

Sering tertukar.

Alergi Makanan atau Intoleransi?

Gejala yang sering dirasakan

  • Alergi: gatal, bentol, bengkak bibir atau mata, mengi, dalam menit–2 jam
  • Alergi berat (anafilaksis): sesak, pusing, lemas
  • Intoleransi: kembung, nyeri perut, diare, lebih lambat

Penyebab dan pemicu

  • Alergi: IgE terhadap protein (telur, susu, kacang, seafood, gandum)
  • Intoleransi: kekurangan enzim (misalnya laktosa) atau iritasi
  • Bakat alergi dalam keluarga

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Catat makanan dan gejala
  • Hindari makanan yang terbukti memicu
  • Baca label bahan
  • Jangan menghindari banyak makanan tanpa diagnosis

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Riwayat rinci; tes kulit atau IgE spesifik
  • Uji eliminasi dan provokasi oral di bawah pengawasan
  • Rencana tindakan darurat tertulis

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak, suara serak, bengkak bibir atau lidah, pusing: darurat, segera ke IGD
  • Bentol seluruh badan setelah makan
  • Muntah berulang dengan lemas
  • Diare berdarah atau berat badan turun
Tahukah Anda?Tes alergi positif saja tidak cukup untuk memvonis alergi makanan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/alergi-makanan-vs-intoleransi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: NIAID, Guidelines for Food Allergy (2010); EAACI 2014. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Alergi Bulu Binatang

Yang menimbulkan alergi bukan bulunya, melainkan protein dari kulit, air liur, dan urin hewan yang menempel pada bulu dan beterbangan di udara.

Alergi Bulu Binatang

Gejala yang sering dirasakan

  • Bersin dan hidung gatal setelah dekat kucing atau anjing
  • Mata merah, gatal, berair
  • Hidung tersumbat

Penyebab dan pemicu

  • Protein hewan (misalnya Fel d 1 pada kucing)
  • Menempel di karpet, sofa, dan pakaian berbulan-bulan
  • Terbawa ke tempat tanpa hewan

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jauhkan hewan dari kamar tidur
  • Cuci tangan setelah memegang hewan; mandikan hewan rutin
  • Gunakan penyedot debu berfilter HEPA dan pembersih udara
  • Kurangi karpet dan kain berbulu

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Tes alergi kulit untuk memastikan
  • Semprot steroid dan antihistamin
  • Imunoterapi pada sebagian kasus

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak napas atau mengi
  • Bengkak wajah atau bibir
  • Gejala asma makin sering
  • Gejala tidak membaik walau sudah menjauh dari hewan
Tahukah Anda?Setelah hewan dipindahkan, alergennya bisa bertahan di rumah berbulan-bulan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/alergi-bulu-binatang/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAAAI, Pet Allergy. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Alergi

Eksim, Alergi, Asma: Perjalanan Alergi pada Anak

Pada banyak anak, alergi muncul bertahap: eksim bayi, lalu alergi makanan, kemudian asma dan rinitis alergi.

Eksim, Alergi, Asma: Perjalanan Alergi pada Anak

Gejala yang sering dirasakan

  • Bayi: kulit kering, merah, gatal (dermatitis atopik)
  • Balita: alergi makanan (telur, susu)
  • Anak: bersin dan hidung gatal berulang

Penyebab dan pemicu

  • Keturunan: orang tua dengan alergi
  • Kulit dengan sawar rusak
  • Paparan alergen dan polusi

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Lembapkan kulit bayi setiap hari
  • Tetap beri ASI bila memungkinkan
  • Perkenalkan makanan alergenik sesuai anjuran dokter, jangan ditunda tanpa alasan
  • Hindari asap rokok

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Penilaian oleh dokter anak, alergi, atau THT
  • Tes alergi bila ada indikasi
  • Perawatan kulit, obat alergi, dan evaluasi asma

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Mengi atau sesak napas
  • Bentol dan bengkak setelah makan
  • Eksim parah dan terinfeksi
  • Hidung tersumbat terus yang mengganggu tidur
Tahukah Anda?Merawat kulit bayi sejak dini dan memperkenalkan makanan secara terarah dapat menurunkan risiko alergi lanjutan pada anak berisiko.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/allergic-march-anak-dewasa/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAAAI; EAACI; ARIA. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Amandel pada Anak: Kapan Perlu Operasi?

Amandel adalah jaringan pertahanan tubuh di kiri dan kanan tenggorok.

Amandel pada Anak: Kapan Perlu Operasi?

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri tenggorok dan sulit menelan
  • Demam, amandel merah dan bengkak, kadang ada bercak putih
  • Napas berbau, suara seperti "bergumam"

Penyebab dan pemicu

  • Virus (paling sering)
  • Bakteri, misalnya kuman Streptococcus
  • Tertular dari orang sekitar saat daya tahan turun

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Minum banyak air hangat dan istirahat cukup
  • Beri makanan lunak yang tidak pedas
  • Pereda nyeri/demam sesuai anjuran dokter
  • Anak yang sudah bisa: kumur air garam hangat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan tenggorok; kadang tes usap (swab)
  • Antibiotik hanya bila penyebabnya bakteri
  • Operasi (tonsilektomi) dipertimbangkan bila radang berulang: ≥7x dalam 1 tahun, ≥5x/tahun selama 2 tahun, atau ≥3x/tahun selama 3 tahun

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sulit bernapas atau napas berhenti sesaat saat tidur
  • Tidak mampu menelan, air liur terus menetes
  • Demam tinggi lebih dari 3 hari
  • Mulut sulit dibuka atau leher bengkak sebelah
Tahukah Anda?Amandel yang hanya "besar" tanpa keluhan tidak perlu dioperasi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/amandel-anak-kapan-operasi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Tonsillectomy in Children (2019). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Adenoid Membesar pada Anak

Adenoid adalah jaringan di belakang hidung, tidak terlihat dari mulut.

Adenoid Membesar pada Anak

Gejala yang sering dirasakan

  • Hidung mampat terus, napas lewat mulut
  • Mendengkur saat tidur
  • Suara sengau

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi saluran napas yang berulang
  • Alergi pada hidung
  • Paparan asap rokok

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Cuci hidung dengan larutan garam (saline)
  • Kenali dan hindari pencetus alergi
  • Jauhkan anak dari asap rokok
  • Jaga kebersihan tangan, kurangi kontak dengan yang sedang pilek

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi: kamera kecil untuk melihat adenoid langsung, atau foto rontgen samping
  • Obat semprot hidung steroid dan pengendalian alergi
  • Adenoidektomi bila napas sangat tersumbat, ada cairan di telinga tengah yang menetap, atau infeksi berulang

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Napas berhenti sesaat atau tersedak saat tidur
  • Pendengaran menurun terus-menerus
  • Cairan atau nanah keluar dari telinga
  • Anak sulit makan dan berat badan tidak naik
Tahukah Anda?Adenoid tidak bisa dilihat dengan menyorot mulut.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/adenoid-anak-membesar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Otitis Media with Effusion (2016). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Asam Lambung Naik ke Tenggorok (LPR)

Pada LPR, uap asam lambung mencapai tenggorok dan pita suara.

Asam Lambung Naik ke Tenggorok (LPR)

Gejala yang sering dirasakan

  • Rasa mengganjal atau ada lendir di tenggorok
  • Sering berdehem
  • Batuk kering yang lama

Penyebab dan pemicu

  • Katup antara lambung dan kerongkongan melemah
  • Makan terlalu dekat waktu tidur
  • Makanan pedas, asam, berlemak; kopi, soda, cokelat

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Tidak makan 3 jam sebelum tidur
  • Makan porsi kecil tapi lebih sering
  • Kurangi kopi, soda, makanan pedas dan berlemak
  • Tinggikan kepala tempat tidur ±15 cm

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi/nasoendoskopi untuk melihat tenggorok dan pita suara
  • Perubahan pola makan dan gaya hidup adalah dasar pengobatan
  • Obat penekan asam (PPI) dicoba 4–8 minggu, hanya dengan resep

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Menelan makin sulit atau terasa nyeri
  • Berat badan turun tanpa sebab jelas
  • Muntah darah atau BAB hitam
  • Suara serak lebih dari 3 minggu, atau benjolan di leher
Tahukah Anda?Tenggorok jauh lebih peka terhadap asam daripada lambung.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/lpr-laringofaring-refluks-tenggorokan-mengganjal/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; artikel dr. Yanuar. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Suara Serak Lebih dari 3 Minggu

Suara serak sering sembuh sendiri dalam beberapa hari.

Suara Serak Lebih dari 3 Minggu

Gejala yang sering dirasakan

  • Suara parau, kasar, atau lemah
  • Cepat lelah saat berbicara
  • Suara hilang-timbul

Penyebab dan pemicu

  • Radang pita suara akibat virus atau pilek
  • Pemakaian suara berlebihan: guru, penyanyi, berteriak
  • Refluks asam lambung (LPR) dan merokok

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahatkan suara; hindari berteriak dan berdehem keras
  • Minum air putih cukup, gunakan pelembap udara
  • Berhenti merokok dan jauhi asap
  • Batasi alkohol dan kafein

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi: kamera kecil melihat pita suara, sekitar 5 menit, tanpa bius umum
  • Terapi suara (voice therapy) dari ahli
  • Obat refluks bila terbukti menjadi penyebab

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Serak lebih dari 3 minggu, terutama pada perokok
  • Serak disertai sesak, napas berbunyi, atau sulit menelan
  • Batuk darah atau benjolan di leher
  • Serak setelah operasi leher atau pemasangan selang napas
Tahukah Anda?Sebagian besar penyebab serak adalah jinak.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/suara-serak-3-minggu-laringoskopi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Hoarseness/Dysphonia (2018). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Mendengkur Keras dan Henti Napas Saat Tidur (Sleep Apnea)

Mendengkur yang disertai henti napas berulang membuat kualitas tidur buruk dan membebani jantung.

Mendengkur Keras dan Henti Napas Saat Tidur (Sleep Apnea)

Gejala yang sering dirasakan

  • Dengkuran keras, sering terdengar dari kamar lain
  • Pasangan melihat napas berhenti sesaat
  • Terbangun tersedak atau terengah-engah

Penyebab dan pemicu

  • Saluran napas atas menyempit saat tidur
  • Berat badan berlebih dan leher besar
  • Amandel besar, hidung tersumbat, dan rahang kecil

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Turunkan berat badan bila berlebih
  • Hindari alkohol dan obat tidur menjelang tidur
  • Tidur miring, bukan telentang
  • Obati hidung tersumbat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan hidung dan tenggorok; skrining STOP-BANG
  • Studi tidur (polisomnografi atau uji tidur di rumah)
  • CPAP: alat tiup udara yang menjaga saluran napas tetap terbuka

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Mengantuk saat mengemudi atau bekerja
  • Tekanan darah tinggi sulit dikontrol atau nyeri dada malam hari
  • Henti napas dilihat orang lain
  • Sesak atau terbangun tersedak setiap malam
Tahukah Anda?Sleep apnea yang tidak diobati meningkatkan risiko darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan kecelakaan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/mendengkur-keras-sleep-apnea/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AASM; AAO-HNSF, Polysomnography Before Tonsillectomy (2011). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Anak Mendengkur dan Bernapas Lewat Mulut

Mendengkur setiap malam pada anak tidak boleh dianggap wajar.

Anak Mendengkur dan Bernapas Lewat Mulut

Gejala yang sering dirasakan

  • Mendengkur hampir setiap malam
  • Napas terhenti sesaat, tidur gelisah, berkeringat
  • Mulut selalu terbuka, napas lewat mulut

Penyebab dan pemicu

  • Amandel dan adenoid membesar
  • Alergi hidung dan pilek berulang
  • Berat badan berlebih

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Catat atau rekam suara tidur anak
  • Kendalikan alergi dan cuci hidung dengan larutan garam
  • Jaga berat badan sehat
  • Hindari asap rokok

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan amandel dan adenoid (endoskopi atau rontgen)
  • Studi tidur pada kasus tertentu
  • Semprot hidung steroid pada kasus ringan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Napas berhenti jelas atau tersedak saat tidur
  • Anak tampak lelah, berat badan sulit naik
  • Perilaku atau nilai sekolah menurun
  • Bibir atau wajah kebiruan saat tidur
Tahukah Anda?Setelah adenotonsilektomi, banyak anak membaik pada tidur, perilaku, dan konsentrasi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/osa-anak-adenoid-tonsil/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Tonsillectomy in Children (2019); AAP, OSA (2012). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Radang Tenggorokan: Virus atau Bakteri?

Sebagian besar radang tenggorokan disebabkan virus dan sembuh sendiri.

Radang Tenggorokan: Virus atau Bakteri?

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri tenggorok dan sakit saat menelan
  • Demam
  • Amandel merah, kadang berbercak

Penyebab dan pemicu

  • Virus (paling sering): pilek, flu
  • Bakteri Streptococcus grup A
  • Alergi, refluks, udara kering, atau polusi

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Minum banyak air hangat; istirahat
  • Kumur air garam hangat
  • Pereda nyeri atau demam sesuai anjuran
  • Makan makanan lunak

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan tenggorok; tes cepat atau kultur untuk strep
  • Antibiotik bila terbukti bakteri; habiskan sesuai resep
  • Pereda nyeri dan penanganan gejala

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sulit bernapas atau tidak bisa menelan air liur
  • Mulut sulit dibuka atau leher bengkak sebelah
  • Demam tinggi lebih dari 3 hari
  • Ruam, nyeri sendi, atau urin berwarna kola setelah radang tenggorokan
Tahukah Anda?Antibiotik tidak mempercepat sembuh pada radang tenggorokan karena virus, dan memicu kekebalan kuman bila dipakai tanpa perlu.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/faringitis-virus-vs-bakteri/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: IDSA, Group A Streptococcal Pharyngitis (2012). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Batu Amandel dan Bau Mulut

Gumpalan putih kekuningan kecil di celah amandel yang berbau tidak sedap.

Batu Amandel dan Bau Mulut

Gejala yang sering dirasakan

  • Bau mulut yang tidak hilang walau gosok gigi
  • Bintik putih atau kuning di amandel
  • Rasa mengganjal di tenggorok

Penyebab dan pemicu

  • Sisa makanan, sel mati, dan kuman terperangkap di celah amandel
  • Amandel dengan celah dalam
  • Radang amandel berulang

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Sikat gigi dan lidah dua kali sehari
  • Kumur air garam hangat setelah makan
  • Minum air yang cukup
  • Jangan mengorek dengan benda tajam, kapas keras, atau kuku

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan amandel
  • Pengangkatan batu oleh dokter bila mengganggu
  • Pengobatan penyebab radang

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Nyeri hebat sebelah, demam, atau sulit menelan
  • Perdarahan dari amandel
  • Bau mulut menetap berminggu-minggu
  • Benjolan atau bercak di amandel hanya satu sisi
Tahukah Anda?Batu amandel bukan kanker dan umumnya jinak.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/tonsil-stones-bau-mulut/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Abses Peritonsil: Nanah di Sekitar Amandel

Penumpukan nanah di samping amandel sebagai komplikasi radang amandel.

Abses Peritonsil: Nanah di Sekitar Amandel

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri tenggorok hebat, biasanya sebelah
  • Sulit membuka mulut (trismus)
  • Suara seperti menggumam atau "kentang panas"

Penyebab dan pemicu

  • Komplikasi radang amandel yang tidak tuntas
  • Infeksi bakteri yang menjalar
  • Perokok dan kebersihan mulut buruk

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jangan menunda: segera ke IGD atau dokter THT
  • Jangan memaksa membuka mulut atau mengorek
  • Minum sedikit demi sedikit
  • Pereda nyeri sesuai anjuran sambil menuju layanan

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan tenggorok; kadang USG atau CT
  • Pengeluaran nanah (aspirasi atau sayatan)
  • Antibiotik, cairan infus, dan pereda nyeri

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sulit bernapas atau suara berubah
  • Tidak bisa menelan air liur atau minum
  • Leher bengkak, kaku, atau demam sangat tinggi
  • Lemas atau tampak sangat sakit
Tahukah Anda?Abses yang dibiarkan dapat menyebar ke leher dan dada serta menyumbat jalan napas.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/abses-peritonsil/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Nodul Pita Suara: Serak pada Guru dan Penyanyi

Benjolan kecil jinak di pita suara akibat pemakaian suara berlebihan, seperti kapalan di tangan.

Nodul Pita Suara: Serak pada Guru dan Penyanyi

Gejala yang sering dirasakan

  • Suara serak, terutama sore atau setelah banyak bicara
  • Suara berat, berdesah, atau tidak bisa nada tinggi
  • Cepat lelah saat bicara

Penyebab dan pemicu

  • Pemakaian suara berlebihan atau teknik salah
  • Berteriak, berbicara di tempat bising
  • Merokok dan refluks asam

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahatkan suara bila serak
  • Minum air putih cukup, gunakan pelembap udara
  • Hindari berteriak, berbisik, dan berdehem keras
  • Gunakan pengeras suara saat mengajar

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi atau stroboskopi untuk melihat pita suara
  • Terapi suara (voice therapy) sebagai pengobatan utama
  • Obat refluks bila terkait

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Serak lebih dari 3 minggu
  • Suara hilang total
  • Sulit bernapas atau menelan
  • Serak pada perokok atau disertai benjolan di leher
Tahukah Anda?Pada kebanyakan penderita, nodul mengecil dengan terapi suara tanpa operasi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/nodul-pita-suara-guru-penyanyi-suara-serak/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Hoarseness/Dysphonia (2018). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Laringitis: Radang Pita Suara

Peradangan pada kotak suara.

Laringitis: Radang Pita Suara

Gejala yang sering dirasakan

  • Suara serak atau hilang
  • Tenggorok kering atau gatal
  • Batuk kering

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi virus (pilek, flu)
  • Pemakaian suara berlebihan
  • Rokok, polusi, dan alkohol

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahatkan suara; jangan berbisik atau berteriak
  • Minum air hangat dan lembapkan udara
  • Berhenti merokok dan jauhi asap
  • Hindari berdehem keras; telan atau minum air

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi untuk melihat pita suara
  • Pengobatan penyebab (refluks, alergi, rokok)
  • Antibiotik tidak diperlukan pada laringitis virus

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Serak lebih dari 3 minggu
  • Sulit bernapas atau suara napas berbunyi
  • Air liur menetes, sulit menelan, atau demam tinggi
  • Batuk darah atau benjolan di leher
Tahukah Anda?Steroid dan antibiotik tidak dianjurkan rutin pada laringitis akut.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/laringitis-akut/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Hoarseness/Dysphonia (2018). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Rasa Mengganjal di Tenggorokan (Globus)

Sensasi ada sesuatu di tenggorok, padahal tidak ada benda.

Rasa Mengganjal di Tenggorokan (Globus)

Gejala yang sering dirasakan

  • Rasa mengganjal atau bola di tenggorok
  • Lebih terasa saat menelan ludah, bukan makanan
  • Sering berdehem

Penyebab dan pemicu

  • Refluks asam lambung (LPR)
  • Ketegangan otot tenggorok, stres, dan cemas
  • Lendir dari hidung yang menetes ke belakang

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Hindari makan 3 jam sebelum tidur
  • Kurangi kopi, makanan pedas, asam, dan berlemak
  • Minum air putih; telan ludah, jangan berdehem keras
  • Latihan relaksasi dan atur napas

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan endoskop
  • Pengobatan refluks bila dicurigai
  • Evaluasi penyebab lain bila ada tanda bahaya

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sulit menelan makanan atau makanan tersangkut
  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Benjolan di leher atau suara serak lebih dari 3 minggu
  • Nyeri menelan atau muntah darah
Tahukah Anda?Globus tidak membahayakan dan umumnya tidak menjadi kanker.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/globus-faringeus-rasa-mengganjal-di-tenggorokan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Influenza: Lebih dari Sekadar Pilek

Infeksi virus influenza menyebar cepat lewat percikan batuk.

Influenza: Lebih dari Sekadar Pilek

Gejala yang sering dirasakan

  • Demam tinggi mendadak
  • Nyeri otot dan lemas
  • Sakit kepala

Penyebab dan pemicu

  • Virus influenza A dan B
  • Menular lewat percikan dan sentuhan
  • Lebih berat pada anak kecil, lansia, ibu hamil, dan penyakit kronis

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahat dan minum cukup
  • Parasetamol untuk demam sesuai dosis
  • Pakai masker dan cuci tangan
  • Tetap di rumah sampai demam reda

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan untuk menyingkirkan infeksi bakteri
  • Obat antivirus bila perlu dan dini
  • Vaksin influenza tahunan sebagai pencegahan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak napas atau napas cepat
  • Demam lebih dari 3 hari
  • Nyeri dada
  • Anak sangat lemas, tidak mau minum, atau kejang
Tahukah Anda?Vaksin influenza perlu diulang tiap tahun karena virusnya terus berubah.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/influenza-tht/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: WHO; CDC Influenza. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Epiglotitis: Saluran Napas yang Bisa Menutup

Peradangan tutup pita suara (epiglotis) yang dapat menyumbat jalan napas.

Epiglotitis: Saluran Napas yang Bisa Menutup

Gejala yang sering dirasakan

  • Nyeri tenggorok hebat, sulit menelan
  • Suara seperti tertahan (hot potato voice)
  • Air liur menetes

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi bakteri, misalnya Haemophilus influenzae
  • Lebih sering pada anak yang belum divaksin
  • Dapat terjadi pada dewasa

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Jangan memaksa memeriksa tenggorok sendiri
  • Biarkan penderita duduk tegak dan tenang
  • Jangan membaringkan penderita
  • Segera bawa ke IGD

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemantauan jalan napas di IGD
  • Nasoendoskopi hati-hati
  • Antibiotik melalui infus dan steroid

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Napas berbunyi atau sesak
  • Tidak bisa menelan air liur
  • Bibir kebiruan
  • Penurunan kesadaran
Tahukah Anda?Vaksin Hib telah menurunkan kasus epiglotitis pada anak secara bermakna.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/epiglotitis-akut/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Pedoman gawat darurat saluran napas. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Tenggorok & Suara

Kanker Laring (Kotak Suara)

Suara serak menetap pada perokok perlu diperiksa laring.

Kanker Laring (Kotak Suara)

Gejala yang sering dirasakan

  • Suara serak lebih dari 3–4 minggu
  • Nyeri tenggorok atau telinga menetap
  • Sulit menelan

Penyebab dan pemicu

  • Merokok
  • Alkohol
  • Refluks lambung kronis

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Berhenti merokok
  • Batasi alkohol
  • Periksa laring bila serak lebih dari 3–4 minggu
  • Kendalikan refluks

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi untuk melihat pita suara
  • Biopsi
  • Pencitraan untuk menentukan stadium

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sesak atau stridor
  • Suara serak menetap pada perokok
  • Batuk darah
  • Benjolan di leher
Tahukah Anda?Pada stadium dini, radioterapi atau operasi terbatas sering dapat mempertahankan suara.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/stadium-tnm-dan-prinsip-dasar-penanganan-kanker-kepala-leher/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Hoarseness (2018); NCCN. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Sariawan yang Sering Kambuh

Luka kecil nyeri di dalam mulut.

Sariawan yang Sering Kambuh

Gejala yang sering dirasakan

  • Luka bulat atau lonjong berwarna putih kekuningan dengan tepi merah
  • Nyeri saat makan, minum, atau bicara
  • Biasanya di bibir dalam, pipi, atau lidah

Penyebab dan pemicu

  • Gigitan atau luka kecil di mulut
  • Stres, kurang tidur, dan perubahan hormon
  • Kekurangan zat besi, vitamin B12, atau folat

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Hindari makanan pedas, asam, dan keras
  • Sikat gigi lembut dengan pasta tanpa SLS
  • Kumur air garam hangat
  • Obat oles sariawan sesuai petunjuk

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan mulut dan riwayat
  • Cek kekurangan zat gizi atau kondisi lain bila sering
  • Obat oles steroid atau pelindung luka

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Luka tidak sembuh lebih dari 2–3 minggu
  • Luka besar, keras, atau berdarah
  • Demam, ruam, atau luka di bagian tubuh lain
  • Sariawan sangat sering atau sulit makan dan minum
Tahukah Anda?Luka mulut yang tidak sembuh dalam 2–3 minggu harus diperiksa, karena bisa menjadi tanda lesi lain, bukan sekadar sariawan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sariawan-stomatitis-aftosa-rekuren/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik; AAOM. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Jamur di Mulut (Kandidiasis Oral)

Infeksi jamur Candida di mulut yang membuat lapisan putih di lidah dan pipi.

Jamur di Mulut (Kandidiasis Oral)

Gejala yang sering dirasakan

  • Bercak putih seperti keju di lidah, pipi, atau langit-langit
  • Dapat dikerok, meninggalkan dasar merah
  • Mulut perih atau rasa logam

Penyebab dan pemicu

  • Pemakaian antibiotik atau steroid (termasuk inhaler)
  • Daya tahan menurun, diabetes
  • Gigi palsu yang kotor

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Sikat gigi, lidah, dan gigi palsu setiap hari
  • Lepas gigi palsu saat tidur dan rendam dengan pembersih
  • Kumur air setelah memakai inhaler steroid
  • Kendalikan gula darah

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan mulut
  • Obat antijamur oles atau minum
  • Cari penyebab: diabetes, obat, gigi palsu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sulit menelan atau nyeri dada saat menelan
  • Demam atau bercak menyebar
  • Tidak membaik dengan pengobatan
  • Terjadi pada bayi dengan penolakan menyusu
Tahukah Anda?Kandidiasis yang berulang tanpa sebab jelas adalah alasan memeriksa gula darah atau daya tahan tubuh.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/kandidiasis-oral/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: IDSA, Candidiasis (2016). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Bercak Putih di Mulut (Leukoplakia)

Bercak putih di mulut yang tidak bisa dikerok dan tidak punya penyebab jelas.

Bercak Putih di Mulut (Leukoplakia)

Gejala yang sering dirasakan

  • Bercak putih atau campuran putih-merah di mulut
  • Tidak hilang dengan dikerok
  • Biasanya tidak nyeri

Penyebab dan pemicu

  • Merokok, mengunyah tembakau atau sirih
  • Alkohol
  • Iritasi gigi tajam atau gigi palsu longgar

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Berhenti merokok dan mengunyah tembakau
  • Batasi alkohol
  • Periksa gigi tajam atau gigi palsu
  • Makan sayur dan buah

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan mulut dan biopsi
  • Menghilangkan faktor pemicu
  • Pemantauan berkala

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bercak merah atau bercampur putih-merah
  • Luka tidak sembuh, keras, atau berdarah
  • Benjolan di leher
  • Sulit menelan, nyeri telinga satu sisi, atau lidah kaku
Tahukah Anda?Bercak putih yang tidak hilang dalam 2 minggu setelah pemicunya dihentikan perlu diperiksa.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/leukoplakia-dan-lesi-prakanker-di-mulut/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik; WHO. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Benjolan di Leher: Kapan Harus Waspada

Sebagian besar benjolan di leher berasal dari kelenjar getah bening yang membesar karena infeksi dan mengecil sendiri.

Benjolan di Leher: Kapan Harus Waspada

Gejala yang sering dirasakan

  • Benjolan di leher, bisa satu atau banyak
  • Nyeri atau tidak nyeri
  • Mudah digerakkan atau keras dan terfiksasi

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi (radang tenggorok, gigi, atau telinga)
  • Radang kelenjar getah bening, TBC, atau kista
  • Kelainan tiroid dan kelenjar liur

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Perhatikan ukuran, nyeri, dan lamanya
  • Jangan memijat atau menusuk benjolan
  • Periksa mulut dan gigi
  • Catat penurunan berat badan atau demam

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan kepala dan leher, endoskopi hidung dan tenggorok
  • USG leher dan biopsi jarum halus (FNAB)
  • CT atau MRI bila perlu

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Benjolan keras, tidak nyeri, makin membesar
  • Berat badan turun, demam lama, atau keringat malam
  • Suara serak atau sulit menelan
  • Pada perokok, peminum alkohol, atau usia di atas 40 tahun
Tahukah Anda?Pada orang dewasa, benjolan leher yang menetap lebih dari 2–3 minggu harus dianggap perlu evaluasi sampai terbukti sebaliknya.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/benjolan-di-leher-metastasis-dan-tumor-primer-yang-belum-diketahui/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Neck Mass in Adults (2017). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Gondok (Pembesaran Kelenjar Tiroid)

Kelenjar tiroid di leher depan membesar.

Gondok (Pembesaran Kelenjar Tiroid)

Gejala yang sering dirasakan

  • Benjolan di leher depan yang bergerak saat menelan
  • Rasa mengganjal atau sesak
  • Suara serak atau sulit menelan

Penyebab dan pemicu

  • Kekurangan atau kelebihan yodium
  • Peradangan tiroid (misalnya autoimun)
  • Nodul jinak atau kista

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Perhatikan perubahan ukuran benjolan
  • Gunakan garam beryodium secukupnya
  • Jangan memijat benjolan
  • Catat gejala jantung berdebar atau lemas

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan leher; tes fungsi tiroid
  • USG tiroid dan biopsi jarum halus bila perlu
  • Obat, yodium radioaktif, atau operasi sesuai penyebab

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Benjolan cepat membesar atau keras
  • Suara serak atau sesak
  • Sulit menelan
  • Benjolan di leher samping atau riwayat radiasi leher
Tahukah Anda?Sebagian besar nodul tiroid jinak.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/struma-gondok/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: American Thyroid Association (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Gondongan (Parotitis)

Pembengkakan kelenjar liur di depan telinga.

Gondongan (Parotitis)

Gejala yang sering dirasakan

  • Pipi dan rahang bengkak di depan telinga
  • Nyeri saat mengunyah dan menelan
  • Demam, lemas, sakit kepala

Penyebab dan pemicu

  • Virus mumps
  • Menular lewat percikan dan kontak
  • Belum diimunisasi MMR

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Istirahat dan minum cukup
  • Kompres hangat atau dingin pada pipi
  • Makanan lunak, hindari asam
  • Isolasi hingga sekitar 5 hari setelah bengkak muncul

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dan, bila perlu, tes darah
  • Perawatan penyokong
  • Antibiotik bila infeksi bakteri

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Sakit kepala hebat, leher kaku, atau muntah
  • Nyeri atau bengkak pada buah zakar atau perut bawah
  • Pendengaran menurun mendadak
  • Bengkak satu sisi dengan nanah atau demam tinggi
Tahukah Anda?Gondongan dapat memengaruhi pendengaran dan, pada pria dewasa, buah zakar.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/gondongan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: WHO; CDC, Mumps. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Batu Kelenjar Liur (Sialolitiasis)

Batu kecil menyumbat saluran kelenjar liur sehingga pipi atau bawah dagu bengkak dan nyeri, terutama saat makan.

Batu Kelenjar Liur (Sialolitiasis)

Gejala yang sering dirasakan

  • Bengkak di bawah dagu atau pipi saat makan
  • Nyeri hilang timbul, mereda setelah beberapa jam
  • Mulut kering atau rasa asin

Penyebab dan pemicu

  • Air liur mengental atau kurang minum
  • Kurang makan atau puasa lama
  • Obat yang mengeringkan mulut

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Minum air cukup
  • Pijat lembut kelenjar dari arah luar ke dalam
  • Hisap permen asam atau potongan jeruk nipis untuk merangsang liur
  • Kompres hangat

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan mulut dan USG
  • Antibiotik bila terinfeksi
  • Mengeluarkan batu (sialoendoskopi atau sayatan kecil)

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Demam, nyeri hebat, atau kemerahan
  • Bengkak tidak mereda
  • Nanah di mulut
  • Sulit membuka mulut atau menelan
Tahukah Anda?Bengkak yang muncul tepat saat makan lalu mereda adalah petunjuk khas batu kelenjar liur.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sialolitiasis-batu-kelenjar-liur/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Waspada Kanker Nasofaring

Kanker di belakang hidung.

Waspada Kanker Nasofaring

Gejala yang sering dirasakan

  • Benjolan di leher yang tidak nyeri
  • Hidung tersumbat atau mimisan satu sisi, lendir berdarah
  • Telinga penuh atau pendengaran turun satu sisi

Penyebab dan pemicu

  • Infeksi virus Epstein-Barr (EBV)
  • Riwayat keluarga
  • Makanan diawetkan atau diasinkan sejak kecil

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Kenali tanda awal dan jangan menunda periksa
  • Kurangi ikan asin dan makanan diawetkan
  • Berhenti merokok
  • Periksa bila ada riwayat keluarga

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Nasoendoskopi untuk melihat nasofaring
  • Biopsi untuk memastikan
  • CT/MRI dan pemeriksaan penyebaran

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Benjolan di leher lebih dari 2–3 minggu
  • Mimisan atau ingus berdarah satu sisi berulang
  • Telinga penuh atau tuli satu sisi tanpa sebab
  • Pandangan ganda, wajah kebas, atau sakit kepala hebat
Tahukah Anda?Kanker nasofaring peka terhadap radioterapi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/kanker-nasofaring-faktor-risiko/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan Penatalaksanaan KNF, Kemenkes; NCCN. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Kanker Rongga Mulut dan Lidah

Sariawan atau bercak di mulut yang tidak sembuh perlu diperiksa.

Kanker Rongga Mulut dan Lidah

Gejala yang sering dirasakan

  • Sariawan atau luka lebih dari 3 minggu
  • Bercak putih atau merah yang menetap
  • Benjolan di lidah, pipi, atau gusi

Penyebab dan pemicu

  • Merokok dan tembakau kunyah
  • Alkohol
  • Iritasi kronis gigi tajam atau gigi palsu

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Periksa mulut sendiri secara berkala
  • Berhenti merokok dan batasi alkohol
  • Perbaiki gigi tajam atau gigi palsu
  • Jaga kebersihan mulut

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan mulut dan leher
  • Biopsi untuk memastikan
  • Pencitraan untuk menilai penyebaran

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Luka mulut tidak sembuh lebih dari 3 minggu
  • Benjolan di leher
  • Perdarahan mulut tanpa sebab
  • Berat badan turun dan sulit menelan
Tahukah Anda?Kanker rongga mulut yang ditemukan dini memiliki angka kesembuhan jauh lebih tinggi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/stadium-tnm-dan-prinsip-dasar-penanganan-kanker-kepala-leher/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AJCC; NCCN Head and Neck Cancers. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Mulut & Leher

Kanker Tiroid

Benjolan di leher bagian depan.

Kanker Tiroid

Gejala yang sering dirasakan

  • Benjolan di leher depan yang membesar
  • Suara serak menetap
  • Sulit menelan atau terasa mengganjal

Penyebab dan pemicu

  • Paparan radiasi pada leher saat kecil
  • Riwayat keluarga
  • Faktor genetik tertentu

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Periksa benjolan leher bila membesar
  • Jangan memijat atau memberi ramuan di benjolan
  • Ikuti jadwal kontrol
  • Bawa hasil laboratorium dan USG

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • USG leher
  • Biopsi jarum halus
  • Operasi pengangkatan tiroid

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Benjolan membesar cepat
  • Suara serak dengan benjolan
  • Sesak atau sulit menelan
  • Kelenjar leher keras dan menempel
Tahukah Anda?Sebagian besar benjolan tiroid jinak, tetapi pemeriksaan tetap perlu untuk memastikan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/stadium-tnm-dan-prinsip-dasar-penanganan-kanker-kepala-leher/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: American Thyroid Association guidelines. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Anak Terlambat Bicara: Cek Pendengaran Dulu

Anak belajar bicara dengan mendengar lebih dulu.

Anak Terlambat Bicara: Cek Pendengaran Dulu

Gejala yang sering dirasakan

  • Belum ada kata bermakna pada usia 18 bulan
  • Belum merangkai 2 kata pada usia 2 tahun
  • Tidak menoleh saat dipanggil dari belakang

Penyebab dan pemicu

  • Gangguan pendengaran (cairan telinga tengah atau gangguan saraf)
  • Keterlambatan perkembangan bahasa itu sendiri
  • Kurang stimulasi atau terlalu banyak layar

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Ajak bicara, bacakan buku, dan bernyanyi setiap hari
  • Batasi layar; utamakan interaksi langsung
  • Beri nama pada benda dan kegiatan sehari-hari
  • Beri anak waktu menjawab, jangan langsung ditebak

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan telinga dan tes dengar (OAE, BERA, audiometri anak)
  • Terapi penyebab: grommet, adenoidektomi, atau alat bantu dengar
  • Rujukan ke terapis wicara

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Tidak merespons suara keras sama sekali
  • Kehilangan kata yang sebelumnya sudah ada
  • Tidak kontak mata atau tidak menunjuk
  • Infeksi telinga berulang disertai bicara terlambat
Tahukah Anda?Memeriksa pendengaran selalu langkah pertama.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/speech-delay-atau-gangguan-dengar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAP; ASHA, Speech and Language Development. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Skrining Pendengaran Bayi (OAE)

OAE adalah tes cepat, tidak sakit, untuk mendeteksi gangguan dengar sejak lahir.

Skrining Pendengaran Bayi (OAE)

Gejala yang sering dirasakan

  • Bayi tidak kaget oleh suara keras
  • Tidak menoleh ke suara pada usia 3–6 bulan
  • Tidak mengoceh pada usia 6–9 bulan

Penyebab dan pemicu

  • Cairan atau sisa ketuban di telinga tengah pada hari-hari pertama
  • Gangguan telinga dalam atau saraf (bawaan)
  • Infeksi saat hamil (misalnya CMV), prematur, atau bayi kuning berat

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Lakukan skrining sebelum bayi berusia 1 bulan
  • Ulangi tes bila hasil "refer"; jangan menunda
  • Perhatikan respons bayi terhadap suara
  • Jaga bayi dari suara bising

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • OAE: sonde kecil di telinga, 5–10 menit, bayi tidur tenang
  • BERA bila OAE tidak lolos
  • Targetnya 1-3-6: skrining sebelum 1 bulan, diagnosis sebelum 3 bulan, intervensi sebelum 6 bulan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Hasil "refer" dua kali
  • Bayi tidak merespons suara pada usia 6 bulan
  • Infeksi telinga berulang atau cairan keluar telinga
  • Ada faktor risiko (prematur, bayi kuning berat, riwayat keluarga tuli)
Tahukah Anda?Gangguan dengar yang terdeteksi dan ditangani sebelum usia 6 bulan memberi peluang kemampuan bicara yang mendekati anak seusianya.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/gangguan-pendengaran-bayi-skrining-oae/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: JCIH, Early Hearing Detection and Intervention (2019). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Benda Asing di Hidung Anak

Anak balita sering memasukkan biji, manik, atau mainan kecil ke hidung.

Benda Asing di Hidung Anak

Gejala yang sering dirasakan

  • Anak mengaku memasukkan sesuatu ke hidung
  • Hidung mampat atau ingus keluar dari satu sisi
  • Ingus berbau busuk, kadang bercampur darah

Penyebab dan pemicu

  • Rasa ingin tahu dan bermain
  • Mainan kecil, biji, kertas, busa, manik
  • Baterai kancing dan magnet (lebih berbahaya)

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Tenangkan anak; ajak bernapas lewat mulut
  • Jangan dikorek dengan jari, lidi, atau pinset
  • Jangan menyuruh anak menarik napas dalam lewat hidung
  • Hembus pelan lewat satu lubang yang bebas, hanya bila benda sudah terlihat di lubang

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan endoskop kecil
  • Pengambilan dengan alat khusus yang aman
  • Kadang butuh bius ringan pada anak yang tidak kooperatif

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Baterai kancing atau magnet: darurat, segera ke IGD
  • Anak sesak atau batuk setelah benda terdorong
  • Mimisan yang tidak berhenti
  • Ingus bernanah dan berbau yang tidak membaik
Tahukah Anda?Benda yang dibiarkan bisa terhirup ke saluran napas atau menyebabkan luka dan infeksi.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/benda-asing-hidung-anak-cara-aman/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Benda Asing dan Serangga di Telinga

Anak sering memasukkan benda kecil ke telinga, dan dewasa kadang kemasukan serangga.

Benda Asing dan Serangga di Telinga

Gejala yang sering dirasakan

  • Telinga terasa penuh, nyeri, atau tersumbat
  • Suara serangga bergerak atau berdengung di telinga
  • Pendengaran menurun

Penyebab dan pemicu

  • Manik, biji, kertas, atau mainan kecil
  • Serangga (nyamuk, semut, kecoa) masuk saat tidur atau di luar ruangan
  • Sisa kapas dari cotton bud

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Tenangkan anak; jangan mengorek dengan lidi atau pinset
  • Miringkan kepala ke sisi telinga yang terkena, goyangkan lembut
  • Serangga hidup: minyak mineral atau zaitun boleh diteteskan hanya bila gendang yakin utuh
  • Jangan menyiram air bila benda dari biji-bijian yang mengembang

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Pemeriksaan dengan otoskop atau mikroskop
  • Pengambilan dengan alat khusus atau pengisapan
  • Irigasi hanya pada kasus yang sesuai

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Baterai kancing atau magnet: darurat
  • Nyeri hebat, darah, atau cairan keluar
  • Pusing berputar atau pendengaran turun mendadak
  • Wajah mencong
Tahukah Anda?Mengorek sendiri sering mendorong benda lebih dalam atau merobek gendang telinga.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/benda-asing-di-liang-telinga-anak/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Tertelan Baterai Kancing, Koin, atau Benda Tajam

Benda yang tersangkut di kerongkongan bisa melukai dinding saluran cerna.

Tertelan Baterai Kancing, Koin, atau Benda Tajam

Gejala yang sering dirasakan

  • Anak mengaku atau terlihat menelan benda
  • Batuk, tersedak, atau air liur berlebih
  • Menolak makan atau minum, nyeri dada atau leher

Penyebab dan pemicu

  • Baterai kancing dari mainan, remote, atau alat dengar
  • Koin, magnet, tulang ikan, atau peniti
  • Anak balita yang memasukkan benda ke mulut

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Segera ke IGD walau anak tampak baik-baik saja
  • Baterai kancing: bila anak sadar dan usia di atas 1 tahun, beri madu 2 sendok teh tiap 10 menit (maks 6 kali) sambil menuju IGD
  • Jangan memicu muntah
  • Jangan beri makan atau minum lain

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Foto rontgen untuk melihat letak benda
  • Pengambilan dengan endoskopi, idealnya dalam beberapa jam
  • Pemantauan dan evaluasi luka

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Baterai kancing, magnet, atau benda tajam: darurat
  • Sulit bernapas, mengi, atau suara serak
  • Air liur menetes, tidak mau menelan
  • Muntah darah atau nyeri dada
Tahukah Anda?Baterai kancing yang tersangkut menghasilkan arus listrik di jaringan dan bisa menimbulkan luka berat.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/tertelan-baterai-kancing-kondisi-darurat/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: National Capital Poison Center; ESPGHAN. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Tersedak Kacang dan Benda Asing di Saluran Napas

Benda yang masuk saluran napas (bukan ke kerongkongan) adalah darurat, terutama pada balita 1–3 tahun yang makan kacang, biji, atau potongan makanan keras.

Tersedak Kacang dan Benda Asing di Saluran Napas

Gejala yang sering dirasakan

  • Tiba-tiba batuk keras atau tersedak saat makan atau bermain
  • Napas berbunyi (mengi atau stridor)
  • Sulit bernapas, wajah kebiruan

Penyebab dan pemicu

  • Kacang, biji, popcorn, permen keras, anggur utuh
  • Tertawa, berlari, atau menangis saat makan
  • Potongan mainan kecil

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Bila anak batuk kuat dan bisa bernapas: biarkan batuk, jangan dipukul
  • Bila tidak bisa bernapas atau batuk: panggil bantuan dan lakukan pertolongan pertama
  • Bayi di bawah 1 tahun: 5 tepukan punggung lalu 5 tekanan dada
  • Anak di atas 1 tahun: tekanan perut (Heimlich)

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Rontgen dada dan penilaian saluran napas
  • Pengambilan benda dengan bronkoskopi
  • Pemantauan dan pengobatan infeksi paru

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Napas berhenti atau wajah membiru: panggil ambulans
  • Batuk tidak mereda setelah tersedak
  • Mengi atau demam setelah kejadian
  • Anak lemas atau tidak sadar
Tahukah Anda?Anak di bawah 4 tahun sebaiknya tidak diberi kacang utuh, biji, popcorn, atau anggur utuh.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/tersedak-kacang-pada-balita/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AHA; AAP, Choking Prevention. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Bayi Napas Berbunyi (Laringomalasia)

Jaringan di atas pita suara bayi masih lunak dan menutup sebagian saluran napas saat menarik napas.

Bayi Napas Berbunyi (Laringomalasia)

Gejala yang sering dirasakan

  • Napas berbunyi seperti bersiul saat menarik napas
  • Muncul sejak usia 2–4 minggu
  • Lebih keras saat menangis, menyusu, dan telentang

Penyebab dan pemicu

  • Tulang rawan laring bayi yang belum matang
  • Paling sering menyebabkan stridor pada bayi baru lahir
  • Refluks asam dapat memperberat

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Susui dengan posisi lebih tegak
  • Beri porsi kecil dan sering
  • Setelah menyusu, tegakkan bayi 20–30 menit
  • Pantau berat badan secara rutin

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Laringoskopi fleksibel saat bayi terjaga
  • Pengobatan refluks bila ada
  • Pemantauan berkala; sekitar 90% membaik sendiri sebelum usia 18–24 bulan

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Napas sesak, dada tertarik ke dalam, atau wajah membiru
  • Napas berhenti sesaat
  • Sulit menyusu atau tersedak sering
  • Berat badan tidak naik
Tahukah Anda?Sebagian besar bayi dengan laringomalasia tumbuh normal dan membaik sendiri.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/laringomalasia-bayi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anak & Darurat

Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit

Kelainan bawaan: bibir atau langit-langit mulut tidak menyatu sempurna sejak dalam kandungan.

Bibir Sumbing dan Celah Langit-langit

Gejala yang sering dirasakan

  • Celah di bibir atau langit-langit sejak lahir
  • Bayi sulit menghisap dan sering tersedak
  • ASI atau susu keluar dari hidung

Penyebab dan pemicu

  • Gangguan pembentukan wajah janin pada trimester awal
  • Faktor genetik dan lingkungan
  • Merokok, alkohol, atau kekurangan asam folat saat hamil

Yang bisa dilakukan di rumah

  • Susui dengan posisi tegak; gunakan dot khusus bila perlu
  • Beri makan perlahan dan sendawakan sering
  • Jaga kebersihan mulut dan hidung
  • Ikuti jadwal operasi dan kontrol

Pemeriksaan dan pengobatan di klinik

  • Tim terpadu: bedah, THT, anak, gigi, wicara
  • Operasi bibir sekitar usia 3–6 bulan; langit-langit sekitar 9–18 bulan
  • Pemeriksaan pendengaran dan grommet bila ada cairan telinga

Tanda bahaya — segera ke dokter / IGD bila:

  • Bayi tersedak atau sesak saat menyusu
  • Berat badan tidak naik
  • Demam atau telinga berair berulang
  • Gangguan pendengaran
Tahukah Anda?Pada kehamilan berikutnya, asam folat dan berhenti merokok membantu menurunkan risiko.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/labioskisis/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik; American Cleft Palate-Craniofacial Association. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Nasoendoskopi: Melihat Hidung dengan Kamera Kecil

Pemeriksaan singkat di ruang praktik dengan selang tipis berkamera untuk melihat bagian dalam hidung, sinus, dan belakang hidung.

Nasoendoskopi: Melihat Hidung dengan Kamera Kecil
Lama5–10 menit
BiusSemprot lokal
PuasaBiasanya tidak perlu
AktivitasLangsung seperti biasa

1Sebelum pemeriksaan

  • Ceritakan keluhan dan lama keluhan
  • Beri tahu alergi obat, terutama obat bius lokal atau obat tetes hidung

2Saat pemeriksaan

  • Anda duduk tegak, bersandar nyaman
  • Dokter menyemprot obat pelega hidung dan pembius lokal; rasa pahit dan mati rasa di tenggorok normal

3Setelah pemeriksaan

  • Mati rasa hilang dalam 20–30 menit
  • Jangan makan atau minum dulu 30–60 menit agar tidak tersedak

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Saat ini Pemeriksaan selesai, pulang
  • 1–2 jam Rasa mati rasa hilang, boleh makan
  • 1 hari Lendir kemerahan ringan, sembuh sendiri

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Mimisan ringan (paling sering)
  • Pusing atau pingsan ringan karena cemas

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Mimisan tidak berhenti setelah 15–20 menit ditekan
  • Sesak napas atau bengkak di wajah atau bibir
Tanyakan ke dokterApa yang dokter lihat?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/nasoendoskopi-melihat-sinus/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Laringoskopi Fleksibel: Melihat Pita Suara

Pemeriksaan dengan selang tipis berkamera lewat hidung untuk melihat tenggorok dan pita suara.

Laringoskopi Fleksibel: Melihat Pita Suara
Lama±5 menit
BiusSemprot lokal
PuasaTidak perlu, kecuali diminta
AktivitasLangsung seperti biasa

1Sebelum pemeriksaan

  • Ceritakan sejak kapan suara berubah dan kebiasaan merokok
  • Beri tahu alergi obat dan riwayat penyakit jantung

2Saat pemeriksaan

  • Duduk tegak, kepala sedikit maju
  • Dokter menyemprot pelega hidung dan pembius lokal

3Setelah pemeriksaan

  • Tenggorok mati rasa 20–30 menit
  • Tunggu 30–60 menit sebelum makan atau minum

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Saat ini Pemeriksaan selesai
  • 1 jam Mati rasa hilang, boleh makan
  • 1 hari Rasa kering atau serak ringan hilang

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Rasa ingin muntah atau batuk sesaat
  • Mimisan ringan

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Sesak napas atau napas berbunyi setelah pemeriksaan
  • Bengkak di bibir, lidah, atau wajah
Tanyakan ke dokterApa yang tampak di pita suara?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/laringoskopi-pemeriksaan-pita-suara/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Hoarseness/Dysphonia (2018). Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Operasi Amandel (Tonsilektomi)

Pengangkatan kedua amandel lewat mulut, tanpa sayatan di luar.

Operasi Amandel (Tonsilektomi)
BiusUmum (tertidur)
Lama operasi30–45 menit
RawatPulang hari yang sama atau 1 malam
Kembali aktif1–2 minggu

1Sebelum operasi

  • Pemeriksaan pra-bedah: darah dan lainnya sesuai usia dan penyakit
  • Stop aspirin, ibuprofen, jamu, dan suplemen tertentu sesuai instruksi (biasanya 7 hari)

2Hari operasi

  • Datang sesuai jam, ganti baju dan tanda tangan persetujuan
  • Dokter anestesi memeriksa; bius diberikan lewat infus atau masker (anak)

3Setelah operasi

  • Beri pereda nyeri teratur sesuai resep, terutama sebelum makan
  • Makan dan minum seperti biasa; mengunyah membantu pemulihan

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Hari 1–3 Nyeri tenggorok, mual, demam ringan
  • Hari 4–7 Nyeri bisa terasa lebih berat, telinga ikut sakit
  • Hari 5–10 Waktu kerak lepas: paling rawan perdarahan

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Perdarahan (sekitar 2–5%), bisa sampai 2 minggu
  • Nyeri, mual, dan dehidrasi bila kurang minum

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Darah segar dari mulut atau muntah darah segar: segera ke IGD
  • Tidak mau minum atau tidak kencing lebih dari 8–12 jam
Tanyakan ke dokterApakah operasi memang diperlukan?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/amandel-tonsilitis-kapan-operasi-tonsilektomi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Tonsillectomy in Children (2019); NHS patient information. Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Operasi Adenoid (Adenoidektomi)

Pengangkatan jaringan adenoid di belakang hidung lewat mulut, tanpa sayatan luar.

Operasi Adenoid (Adenoidektomi)
BiusUmum (tertidur)
Lama operasi15–30 menit
RawatBiasanya pulang hari yang sama
Kembali sekolah3–7 hari

1Sebelum operasi

  • Pemeriksaan pra-bedah sesuai usia dan penyakit anak
  • Hentikan obat antinyeri golongan aspirin/ibuprofen dan jamu sesuai instruksi

2Hari operasi

  • Datang sesuai jam; orang tua mendampingi sampai ruang persiapan
  • Anak dibius lewat masker atau infus hingga tertidur

3Setelah operasi

  • Beri pereda nyeri sesuai resep
  • Makan dan minum seperti biasa, mulai dari yang lunak

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Hari 1–2 Sakit tenggorok ringan, napas berbau, mual
  • Hari 3–7 Hidung masih tersumbat, suara sengau
  • Minggu 2 Pernapasan lebih lega, mendengkur berkurang

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Perdarahan dari hidung atau mulut (sekitar 1%)
  • Adenoid tumbuh lagi (jarang)

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Darah segar dari hidung atau mulut yang tidak berhenti
  • Demam tinggi lebih dari 38,5°C atau menggigil
Tanyakan ke dokterApakah adenoid memang penyebab keluhan anak?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/adenoid-anak-membesar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Tonsillectomy in Children (2019); Otitis Media with Effusion (2016). Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Operasi Pengecilan Konka dengan Kauter

Konka yang membesar dikecilkan dengan panas (kauter atau radiofrekuensi) lewat lubang hidung, tanpa sayatan luar.

Operasi Pengecilan Konka dengan Kauter
BiusLokal atau umum
Lama operasi15–45 menit
RawatBiasanya pulang hari yang sama
Kembali kerja3–7 hari

1Sebelum operasi

  • Pastikan obat (semprot steroid, antihistamin) sudah dicoba teratur
  • Hentikan aspirin, ibuprofen, dan jamu tertentu sesuai instruksi

2Hari operasi

  • Datang sesuai jam; tanda tangan persetujuan
  • Bius lokal: hidung dibius, Anda terjaga; bius umum: tertidur

3Setelah operasi

  • Hidung terasa lebih mampat 1–2 minggu karena bengkak dan kerak
  • Cuci hidung dengan saline 3–4 kali sehari

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Hari 1–3 Hidung mampat, keluar lendir atau darah merah muda
  • Minggu 1–2 Kerak terbentuk, rajin cuci hidung
  • Minggu 2–6 Kerak berkurang, napas makin lega

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Perdarahan (hingga 1–10%)
  • Kerak yang lama atau hidung kering

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Perdarahan banyak yang tidak berhenti ditekan 15–20 menit
  • Demam tinggi atau nanah berbau
Tanyakan ke dokterApakah obat saya sudah cukup dicoba?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/konka-hipertrofi-hidung-tersumbat/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Panduan praktik THT; AAO-HNSF, Adult Sinusitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Operasi Septoplasti: Meluruskan Sekat Hidung

Sekat hidung yang bengkok diluruskan lewat sayatan di dalam hidung, tanpa bekas di luar.

Operasi Septoplasti: Meluruskan Sekat Hidung
BiusUmum (kadang lokal)
Lama operasi45–90 menit
RawatHari yang sama atau 1 malam
Kembali kerja1–2 minggu

1Sebelum operasi

  • Pemeriksaan pra-bedah: darah dan lainnya sesuai usia dan penyakit
  • Hentikan aspirin, ibuprofen, jamu, dan suplemen tertentu sesuai instruksi

2Hari operasi

  • Datang sesuai jam; tanda tangan persetujuan
  • Bius diberikan oleh dokter anestesi

3Setelah operasi

  • Tidur dengan kepala lebih tinggi
  • Cuci hidung dengan saline 3–4 kali sehari setelah dokter mengizinkan

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Hari 1–2 Hidung mampat, sedikit darah merah muda
  • Hari 5–7 Tampon atau penyangga dilepas (bila dipasang)
  • Minggu 2–4 Bengkak dan kerak berkurang

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Perdarahan dan memar
  • Hematoma septum atau infeksi

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Perdarahan yang tidak berhenti
  • Hidung bengkak, biru, dan sangat nyeri
Tanyakan ke dokterApakah operasi benar diperlukan atau cukup obat?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/septum-deviasi-operasi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Improving Nasal Form and Function (2017); Panduan praktik THT. Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Prosedur & Operasi

Operasi Sinus Endoskopik (FESS)

Jalur pembuangan sinus yang buntu dibuka dengan teleskop kecil lewat lubang hidung, tanpa sayatan di wajah.

Operasi Sinus Endoskopik (FESS)
BiusUmum (tertidur)
Lama operasi1–3 jam
RawatBiasanya hari yang sama
Kembali kerja±1 minggu

1Sebelum operasi

  • CT scan sinus dan pemeriksaan pra-bedah
  • Stop aspirin, ibuprofen, vitamin E, jamu, dan suplemen tertentu 7 hari sebelumnya

2Hari operasi

  • Datang sesuai jam; tanda tangan persetujuan
  • Bius umum oleh dokter anestesi

3Setelah operasi

  • Jangan membuang ingus selama 1 minggu; menghirup pelan boleh
  • Cuci hidung dengan saline sesuai instruksi

Pemulihan dari waktu ke waktu

  • Hari 1–2 Darah encer dari hidung, hidung mampat, lelah
  • Minggu 1 Kontrol pertama; pembersihan kerak oleh dokter
  • Minggu 2–4 Rongga sinus pulih; kontrol berulang

Risiko yang perlu Anda ketahui

  • Perdarahan
  • Penyakit kambuh

Tanda bahaya — segera hubungi dokter / ke IGD bila:

  • Perubahan penglihatan, penglihatan ganda, atau bengkak berat di sekitar mata
  • Sakit kepala hebat atau leher kaku
Tanyakan ke dokterApakah semua obat sudah dicoba?
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sinusitis-kronis-pengobatan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: AAO-HNSF, Adult Sinusitis (2015); EPOS 2020. Ditinjau: Oktober 2026.Edukasi ini tidak menggantikan penjelasan dokter. Puasa dan obat mengikuti instruksi dokter dan RS.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Mengenal Telinga: Tiga Bagian, Satu Sistem

Telinga bukan hanya untuk mendengar.

Mengenal Telinga: Tiga Bagian, Satu Sistem

Bagian-bagiannya

  • Telinga luar: daun telinga dan liang telinga
  • Gendang telinga: selaput pemisah telinga luar dan tengah
  • Telinga tengah: ruang berisi udara, tiga tulang pendengaran, tuba Eustachius

Cara kerjanya

  • Daun telinga menangkap suara dan menyalurkannya ke liang
  • Gendang telinga bergetar; tulang pendengaran memperkuatnya

Mengapa penting bagi Anda

  • Membedakan sumber keluhan: sumbatan, infeksi, atau gangguan saraf
  • Alasan telinga tidak boleh dikorek

Gangguan yang terkait

  • Kotoran telinga (serumen)
  • Infeksi liang telinga dan telinga tengah

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Pendengaran turun mendadak
  • Nyeri hebat atau cairan/darah keluar dari telinga
Tahukah Anda?Tulang sanggurdi di telinga tengah adalah tulang terkecil dalam tubuh manusia, panjangnya sekitar 3 mm.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-telinga-pengantar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Telinga Luar: Penangkap Suara dan Liang yang Membersihkan Diri

Telinga luar terdiri dari daun telinga dan liang telinga sepanjang sekitar 2,5 cm.

Telinga Luar: Penangkap Suara dan Liang yang Membersihkan Diri

Bagian-bagiannya

  • Daun telinga (aurikula) dari tulang rawan dan kulit
  • Liang telinga: sepertiga luar tulang rawan, dua pertiga dalam tulang
  • Kelenjar serumen dan rambut halus di liang bagian luar

Cara kerjanya

  • Daun telinga mengumpulkan suara dan membantu menentukan arah
  • Liang memperkuat suara tertentu (resonansi)

Mengapa penting bagi Anda

  • Telinga membersihkan dirinya sendiri; tidak perlu dikorek
  • Kulit liang tipis dan mudah luka

Gangguan yang terkait

  • Kotoran telinga menyumbat (serumen impaksi)
  • Infeksi liang telinga (swimmer's ear)

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Nyeri hebat, bengkak, atau cairan dari liang telinga
  • Daun telinga membengkak setelah benturan
Tahukah Anda?Kulit liang telinga bergerak perlahan ke luar seperti ban berjalan, sehingga telinga membersihkan dirinya sendiri.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-telinga-luar/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Telinga Tengah: Ruang Udara dan Tiga Tulang Pendengaran

Ruang kecil berisi udara di balik gendang telinga.

Telinga Tengah: Ruang Udara dan Tiga Tulang Pendengaran

Bagian-bagiannya

  • Gendang telinga (membran timpani)
  • Tiga tulang: martil, landasan, sanggurdi
  • Tuba Eustachius menuju belakang hidung

Cara kerjanya

  • Getaran gendang diteruskan dan diperkuat oleh rantai tulang
  • Tuba membuka saat menelan atau menguap untuk menyamakan tekanan

Mengapa penting bagi Anda

  • Cairan atau infeksi di sini membuat pendengaran turun
  • Tuba anak lebih pendek dan datar sehingga mudah infeksi

Gangguan yang terkait

  • Infeksi telinga tengah akut
  • Cairan telinga (glue ear)

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Nyeri telinga disertai demam tinggi
  • Bengkak atau nyeri di belakang telinga
Tahukah Anda?Rantai tiga tulang pendengaran memperkuat getaran suara puluhan kali lipat sebelum diteruskan ke telinga dalam.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/mengenal-fungsi-telinga-tengah/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Telinga Dalam: Koklea untuk Mendengar, Labirin untuk Seimbang

Terletak di dalam tulang tengkorak yang keras.

Telinga Dalam: Koklea untuk Mendengar, Labirin untuk Seimbang

Bagian-bagiannya

  • Koklea (rumah siput) berisi cairan dan sel rambut
  • Tiga kanal setengah lingkaran untuk putaran kepala
  • Utrikulus dan sakulus untuk gerak lurus dan gravitasi

Cara kerjanya

  • Getaran dari tulang pendengaran menggerakkan cairan koklea
  • Sel rambut membengkok dan mengubah getaran menjadi sinyal listrik

Mengapa penting bagi Anda

  • Sel rambut tidak dapat tumbuh kembali bila rusak
  • Kerusakan karena bising atau obat tertentu bersifat menetap

Gangguan yang terkait

  • Tuli saraf dan presbikusis
  • Gangguan dengar karena bising

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Pendengaran turun mendadak (jam–hari)
  • Pusing berputar hebat disertai muntah
Tahukah Anda?Koklea manusia memiliki belasan ribu sel rambut, dan sel-sel ini tidak dapat diganti setelah rusak.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/memahami-fungsi-telinga-dalam/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Saraf Pendengaran dan Keseimbangan

Suara dan gerak tidak berarti sebelum otak memprosesnya.

Saraf Pendengaran dan Keseimbangan

Bagian-bagiannya

  • Saraf koklearis: pendengaran
  • Saraf vestibularis: keseimbangan
  • Saraf fasialis: gerak otot wajah, melewati telinga tengah

Cara kerjanya

  • Sinyal koklea sampai batang otak lalu ke korteks pendengaran
  • Dua telinga membandingkan waktu dan kekerasan untuk menentukan arah suara

Mengapa penting bagi Anda

  • Wajah mencong bisa terkait saraf fasialis
  • Batuk saat telinga dikorek karena refleks saraf vagus

Gangguan yang terkait

  • Bell's palsy (kelumpuhan saraf wajah)
  • Tuli saraf mendadak

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Tuli mendadak pada satu telinga
  • Wajah lemah atau mencong mendadak
Tahukah Anda?Batuk yang muncul saat liang telinga dikorek terjadi karena saraf vagus ikut mempersarafi kulit liang telinga.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sistem-saraf-pendengaran-dan-keseimbangan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Koklea dan Organ Corti: Tempat Suara Menjadi Sinyal

Di dalam koklea, organ Corti memuat sel-sel rambut yang mengubah getaran menjadi sinyal saraf.

Koklea dan Organ Corti: Tempat Suara Menjadi Sinyal

Bagian-bagiannya

  • Koklea: tiga saluran berisi cairan, melingkar seperti rumah siput
  • Membran basilar: nada tinggi di dasar, nada rendah di ujung
  • Sel rambut dalam: mengirim sinyal ke saraf

Cara kerjanya

  • Getaran menciptakan gelombang pada cairan koklea
  • Gelombang membuat sel rambut membengkok

Mengapa penting bagi Anda

  • Sel rambut tidak tumbuh kembali
  • Sel di dasar koklea rusak lebih dulu sehingga nada tinggi hilang dulu

Gangguan yang terkait

  • Gangguan dengar karena bising
  • Presbikusis (karena usia)

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Pendengaran turun mendadak
  • Denging yang tidak hilang setelah suara keras
Tahukah Anda?Karena sel rambut di dasar koklea paling rentan, suara bernada tinggi biasanya yang pertama menghilang pada penurunan pendengaran.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-organ-corti/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Labirin Vestibular: Sensor Gerak dan Posisi Kepala

Di telinga dalam ada sensor gerak mungil yang memberi tahu otak posisi kepala.

Labirin Vestibular: Sensor Gerak dan Posisi Kepala

Bagian-bagiannya

  • Utrikulus dan sakulus: mendeteksi gerak lurus dan gravitasi
  • Kristal kalsium (otokonia) di atas sel rambut
  • Tiga kanal setengah lingkaran: mendeteksi putaran

Cara kerjanya

  • Saat kepala miring, kristal bergeser dan membengkokkan sel rambut
  • Saat kepala berputar, cairan di kanal bergerak

Mengapa penting bagi Anda

  • Kristal yang lepas ke kanal menyebabkan BPPV
  • BPPV dapat ditangani dengan manuver Epley

Gangguan yang terkait

  • BPPV
  • Neuritis vestibular dan labirinitis

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Pusing berputar hebat tidak mereda
  • Pusing disertai bicara pelo atau lemah sesisi
Tahukah Anda?Kristal otokonia terbuat dari kalsium karbonat.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-labirin-vestibular/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Fisiologi Keseimbangan: Telinga, Mata, dan Otot Bekerja Bersama

Keseimbangan adalah kerja sama tiga sensor: telinga dalam, mata, dan otot-sendi.

Fisiologi Keseimbangan: Telinga, Mata, dan Otot Bekerja Bersama

Bagian-bagiannya

  • Telinga dalam (labirin): gerak dan posisi kepala
  • Mata: pandangan lingkungan sekitar
  • Otot dan sendi (propriosepsi): posisi tubuh

Cara kerjanya

  • Tiga sensor mengirim informasi ke batang otak dan otak kecil
  • Otak membandingkan dan memutuskan posisi tubuh

Mengapa penting bagi Anda

  • Pusing muncul bila ketiga sumber informasi tidak cocok
  • Obat penenang dan alkohol mengganggu sistem ini

Gangguan yang terkait

  • Vertigo dan BPPV
  • Dizziness atau pusing melayang

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Pusing berputar hebat dengan muntah terus
  • Pusing disertai lemah anggota gerak atau bicara pelo
Tahukah Anda?Orang dengan gangguan telinga dalam pada satu sisi biasanya dapat pulih karena otak belajar menyesuaikan diri, dibantu latihan keseimbangan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/fisiologi-keseimbangan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Fungsi Hidung: Menyaring, Menghangatkan, Melembapkan

Hidung adalah pintu masuk udara dan sistem pengondisi udara pertama.

Fungsi Hidung: Menyaring, Menghangatkan, Melembapkan

Bagian-bagiannya

  • Rongga hidung dibagi dua oleh septum
  • Konka: tonjolan yang mengatur aliran udara
  • Lapisan mukosa dengan rambut halus (silia) dan sel penghasil lendir

Cara kerjanya

  • Rambut dan lendir menyaring debu dan kuman
  • Udara dihangatkan hingga suhu tubuh dan dilembapkan

Mengapa penting bagi Anda

  • Bernapas lewat mulut membuat udara tidak tersaring
  • Hidung yang mampat menurunkan kualitas tidur

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi dan infeksi
  • Sinusitis

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Hidung mampat satu sisi terus-menerus
  • Mimisan berulang
Tahukah Anda?Hidung bergantian membuka dan menutup kiri-kanan setiap beberapa jam.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/fisiologi-hidung/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Suplai Darah Hidung: Mengapa Mudah Mimisan

Lapisan hidung dialiri banyak pembuluh darah halus untuk menghangatkan udara.

Suplai Darah Hidung: Mengapa Mudah Mimisan

Bagian-bagiannya

  • Arteri etmoid anterior dan posterior (cabang arteri karotis interna)
  • Arteri sfenopalatina (cabang karotis eksterna), pemasok utama
  • Pleksus Kiesselbach di sekat depan, tempat banyak mimisan

Cara kerjanya

  • Darah mengalir dekat permukaan untuk menghangatkan udara
  • Pembuluh di sekat depan bertemu dari beberapa arah

Mengapa penting bagi Anda

  • Sebagian besar mimisan berasal dari depan dan mudah ditangani
  • Menekan bagian lunak hidung 10–15 menit efektif

Gangguan yang terkait

  • Mimisan depan (anterior)
  • Mimisan belakang (posterior)

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Mimisan lebih dari 20 menit
  • Mimisan deras dengan pusing atau pucat
Tahukah Anda?Pleksus Kiesselbach di sekat hidung bagian depan adalah sumber sebagian besar mimisan, sehingga menekan bagian lunak hidung biasanya cukup menghentikannya.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/suplai-darah-hidung/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Sinus Paranasal: Rongga Udara di Sekitar Hidung

Empat pasang rongga berisi udara di tulang wajah.

Sinus Paranasal: Rongga Udara di Sekitar Hidung

Bagian-bagiannya

  • Sinus maksila (di pipi)
  • Sinus etmoid (di antara kedua mata)
  • Sinus frontal (di dahi)

Cara kerjanya

  • Lapisan sinus memproduksi lendir
  • Silia menyapu lendir ke lubang drainase

Mengapa penting bagi Anda

  • Lubang yang buntu menyebabkan lendir terperangkap dan sinusitis
  • Akar gigi atas dekat dengan sinus maksila

Gangguan yang terkait

  • Sinusitis akut dan kronik
  • Polip hidung

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Bengkak atau merah di sekitar mata
  • Sakit kepala hebat atau leher kaku
Tahukah Anda?Sinus frontal baru berkembang jelas setelah usia sekolah dasar, sehingga sinusitis frontal jarang pada anak kecil.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-sinus-paranasal/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Penciuman: Perjalanan Bau dari Hidung ke Otak

Bau bukan hanya soal harum atau busuk.

Penciuman: Perjalanan Bau dari Hidung ke Otak

Bagian-bagiannya

  • Epitel penciuman di atap rongga hidung
  • Sel reseptor bau
  • Saraf penciuman menembus lempeng tulang halus

Cara kerjanya

  • Molekul bau larut di lendir dan mengikat reseptor
  • Reseptor mengirim sinyal ke bulbus olfaktorius

Mengapa penting bagi Anda

  • Hidung tersumbat menurunkan penciuman
  • Sel reseptor dapat beregenerasi, sehingga pemulihan mungkin

Gangguan yang terkait

  • Anosmia dan hiposmia
  • Parosmia (bau terasa salah)

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Hilang penciuman mendadak disertai gejala saraf
  • Hanya satu sisi dan makin berat
Tahukah Anda?Sebagian besar rasa makanan sebenarnya berasal dari penciuman.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/fisiologi-hidung/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Orofaring dan Amandel: Gerbang Pertahanan Tenggorok

Di belakang mulut, amandel berada di kedua sisi tenggorok.

Orofaring dan Amandel: Gerbang Pertahanan Tenggorok

Bagian-bagiannya

  • Orofaring: bagian tenggorok di belakang mulut
  • Amandel (tonsil palatina) di kiri dan kanan
  • Lidah, langit-langit lunak, dan uvula

Cara kerjanya

  • Amandel mengambil sampel kuman dan memicu pembentukan antibodi
  • Menelan menggerakkan makanan melewati orofaring

Mengapa penting bagi Anda

  • Amandel besar pada anak adalah normal
  • Amandel bukan satu-satunya sumber pertahanan

Gangguan yang terkait

  • Tonsilitis akut dan berulang
  • Batu amandel

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Sulit bernapas atau mendengkur dengan henti napas
  • Tidak bisa menelan air liur
Tahukah Anda?Setelah amandel diangkat, daya tahan tubuh tidak menurun karena jaringan limfoid lain di tenggorok tetap bekerja.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/cincin-waldeyer/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Cincin Waldeyer: Lingkar Pertahanan di Tenggorok

Amandel, adenoid, dan jaringan limfoid lain membentuk cincin pertahanan di pintu masuk saluran napas dan pencernaan.

Cincin Waldeyer: Lingkar Pertahanan di Tenggorok

Bagian-bagiannya

  • Adenoid (tonsil nasofaring) di atap belakang hidung
  • Tonsil tuba di muara saluran telinga
  • Tonsil palatina (amandel) di kiri dan kanan

Cara kerjanya

  • Mengenali kuman dari udara dan makanan
  • Memicu pembentukan antibodi

Mengapa penting bagi Anda

  • Pembesaran pada anak sering bersifat normal
  • Pembesaran satu sisi pada dewasa perlu diperiksa

Gangguan yang terkait

  • Adenoid membesar
  • Tonsilitis berulang

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Mendengkur dengan henti napas
  • Benjolan di leher menetap
Tahukah Anda?Cincin ini paling aktif pada masa anak.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/cincin-waldeyer/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Laring (Kotak Suara): Jalan Napas, Pelindung, dan Suara

Laring terletak di leher depan, di atas batang napas.

Laring (Kotak Suara): Jalan Napas, Pelindung, dan Suara

Bagian-bagiannya

  • Tulang rawan tiroid (jakun) dan krikoid
  • Epiglotis: penutup saat menelan
  • Pita suara

Cara kerjanya

  • Bernapas: pita suara terbuka lebar
  • Menelan: epiglotis menutup jalan napas

Mengapa penting bagi Anda

  • Gangguan di sini dapat mengubah suara dan napas
  • Refluks asam dapat mengiritasi laring

Gangguan yang terkait

  • Laringitis
  • Nodul dan polip pita suara

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Serak lebih dari 3 minggu
  • Sesak atau napas berbunyi
Tahukah Anda?Epiglotis menutup saat Anda menelan agar makanan tidak masuk ke saluran napas.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-laring-sagital/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Anatomi & Fisiologi

Pita Suara: Bagaimana Suara Terbentuk

Suara berasal dari getaran dua lipatan kecil di kotak suara.

Pita Suara: Bagaimana Suara Terbentuk

Bagian-bagiannya

  • Dua pita suara yang membentuk celah (glotis)
  • Lapisan permukaan lunak yang bergelombang saat bergetar
  • Otot di dalam pita suara

Cara kerjanya

  • Udara dari paru melewati pita suara yang merapat
  • Pita suara bergetar ratusan kali per detik

Mengapa penting bagi Anda

  • Pita suara perlu lembap dan istirahat
  • Berteriak dan berdehem keras melukai lapisan permukaan

Gangguan yang terkait

  • Laringitis
  • Nodul dan polip

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Serak lebih dari 3 minggu
  • Suara hilang total
Tahukah Anda?Pita suara pria dewasa bergetar sekitar 100–120 kali per detik dan wanita sekitar 200 kali.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/anatomi-laring-sagital/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: Buku ajar THT-KL (FKUI); Scott-Brown's Otorhinolaryngology. Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Alergi: Ketika Tubuh Bereaksi Berlebihan

Alergi terjadi saat sistem kekebalan menganggap zat yang tidak berbahaya, seperti debu atau serbuk sari, sebagai musuh.

Alergi: Ketika Tubuh Bereaksi Berlebihan

Tokoh utama dalam reaksi alergi

  • Alergen: zat pemicu (tungau, bulu hewan, serbuk, makanan)
  • Antibodi IgE: dibuat tubuh setelah terpapar pertama kali
  • Sel mast: sel yang menyimpan bahan pemicu gejala

Cara kerjanya

  • Paparan pertama: tubuh membuat IgE dan menempelkannya pada sel mast (sensitisasi)
  • Paparan berikutnya: alergen mengikat IgE, sel mast melepas histamin

Mengapa penting bagi Anda

  • Alergi dapat dikendalikan dengan menghindari pemicu dan obat yang tepat
  • Antihistamin menghambat efek histamin

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi dan konjungtivitis alergi
  • Asma alergi

Segera ke IGD bila muncul:

  • Sesak napas atau napas berbunyi
  • Bengkak bibir, lidah, atau tenggorok
Tahukah Anda?Alergi tidak muncul pada paparan pertama.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/rinitis-alergi-gejala-penyebab-pengobatan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Mukosa Pernapasan: Garis Depan Pertahanan dan Medan Alergi

Lapisan tipis yang melapisi hidung, sinus, dan saluran napas.

Mukosa Pernapasan: Garis Depan Pertahanan dan Medan Alergi

Bagian-bagiannya

  • Epitel bersilia: rambut halus yang menyapu
  • Sel goblet: penghasil lendir
  • Lapisan lendir yang menangkap partikel

Cara kerjanya

  • Lendir menangkap debu, kuman, dan alergen
  • Silia menyapu lendir ke tenggorok untuk ditelan

Mengapa penting bagi Anda

  • Mukosa yang sehat adalah perlindungan utama
  • Asap rokok dan polusi merusak silia

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi
  • Rinitis non-alergi dan vasomotor

Kapan perlu ke dokter THT:

  • Hidung tersumbat lebih dari 4 minggu
  • Pilek berdarah atau satu sisi
Tahukah Anda?Mukosa hidung dan paru adalah satu sistem.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/mukosa-pernapasan-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Alergen dan Proses Sensitisasi

Tidak semua orang menjadi alergi terhadap zat yang sama.

Alergen dan Proses Sensitisasi

Bagian-bagiannya

  • Alergen adalah protein yang memicu respons imun
  • Sel dendritik menangkap alergen di mukosa
  • Sel T mengarahkan pembentukan IgE

Cara kerjanya

  • Paparan pertama menyiapkan sistem imun (fase sensitisasi), tanpa gejala
  • IgE spesifik terbentuk dan menempel di sel mast

Mengapa penting bagi Anda

  • Sensitisasi bisa terjadi bertahun-tahun sebelum gejala muncul
  • Tes alergi menunjukkan kepekaan, bukan selalu penyebab gejala

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi
  • Asma

Kapan perlu ke dokter:

  • Gejala alergi berulang lebih dari 4 minggu
  • Sesak atau mengi
Tahukah Anda?Seseorang bisa memiliki hasil tes alergi positif tanpa keluhan.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/alergen-induksi-sensitisasi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Alergen Lingkungan: Di Dalam dan Di Luar Rumah

Pemicu alergi ada di sekitar kita.

Alergen Lingkungan: Di Dalam dan Di Luar Rumah

Sumber alergen

  • Dalam rumah: tungau debu, bulu hewan, kecoa, jamur
  • Luar rumah: serbuk sari pohon, rumput, dan gulma
  • Pekerjaan: debu kayu, lateks, bahan kimia

Cara kerjanya

  • Tungau berkembang di kasur, bantal, dan karpet
  • Serbuk sari terbang terbawa angin, lebih banyak saat musim tertentu

Mengapa penting bagi Anda

  • Cuci seprai dengan air panas tiap minggu
  • Gunakan sarung kasur anti-tungau

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi
  • Asma

Kapan perlu ke dokter:

  • Gejala mengganggu tidur atau kerja
  • Asma sering kambuh
Tahukah Anda?Tungau debu rumah tidak hidup di debu semata; ia makan sel kulit mati manusia yang menumpuk di kasur dan bantal.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/alergen-lingkungan/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Rinitis Alergi: Intermiten, Persisten, Ringan, atau Berat

Klasifikasi ARIA membantu dokter memilih pengobatan berdasarkan lamanya gejala dan seberapa jauh ia mengganggu hidup Anda.

Rinitis Alergi: Intermiten, Persisten, Ringan, atau Berat

Cara menggolongkan

  • Intermiten: gejala kurang dari 4 hari per minggu, atau kurang dari 4 minggu
  • Persisten: gejala 4 hari atau lebih per minggu, dan lebih dari 4 minggu
  • Ringan: tidur, aktivitas, dan sekolah/kerja tidak terganggu

Cara kerjanya

  • Dokter menanyakan frekuensi dan lama gejala
  • Dokter menilai gangguan tidur dan aktivitas

Mengapa penting bagi Anda

  • Persisten dan sedang–berat membutuhkan obat harian, bukan hanya saat gejala
  • Semprot steroid biasanya terapi utama

Gangguan yang terkait

  • Asma yang menyertai
  • Sinusitis dan polip

Kapan perlu ke dokter:

  • Gejala persisten lebih dari 4 minggu
  • Tidur, sekolah, atau kerja terganggu
Tahukah Anda?Gejala yang muncul 'hanya musiman' tetap bisa berat.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/rinitis-alergi-intermiten/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Rinitis Alergi dan Penyakit Penyertanya

Hidung dan saluran napas bawah adalah satu kesatuan.

Rinitis Alergi dan Penyakit Penyertanya

Penyakit yang sering menyertai

  • Asma (hingga sebagian besar penderita asma alergi juga rinitis)
  • Sinusitis akut dan kronik, polip hidung
  • Cairan telinga tengah pada anak

Cara kerjanya

  • Peradangan alergi pada hidung dapat turun ke saluran napas bawah
  • Hidung tersumbat membuat napas lewat mulut dan kering

Mengapa penting bagi Anda

  • Mengobati hidung membantu mengendalikan asma
  • Evaluasi bersama dokter paru atau anak bila perlu

Gangguan yang terkait

  • Asma yang lebih sering kambuh
  • Sinusitis berulang

Kapan perlu ke dokter:

  • Mengi, batuk malam, atau sesak
  • Sinusitis lebih dari 3 kali setahun
Tahukah Anda?Mengendalikan rinitis alergi dengan baik dapat mengurangi serangan asma pada penderita yang memiliki keduanya.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/komorbiditas-rinitis-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Sel Mast: Tombol Alarm Reaksi Alergi

Sel mast menyimpan bahan pemicu gejala alergi dalam butiran kecil.

Sel Mast: Tombol Alarm Reaksi Alergi

Yang terjadi pada sel mast

  • Letaknya di mukosa hidung, kulit, dan saluran napas
  • Permukaannya menempelkan IgE spesifik
  • Berisi butiran histamin dan mediator lain

Cara kerjanya

  • Alergen mengikat IgE pada sel mast
  • Sel mast melepaskan histamin dalam hitungan menit

Mengapa penting bagi Anda

  • Antihistamin menghalangi efek histamin
  • Steroid semprot menurunkan jumlah dan aktivitas sel peradangan

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi
  • Biduran (urtikaria)

Segera ke IGD bila:

  • Sesak napas atau napas berbunyi
  • Bengkak bibir atau lidah
Tahukah Anda?Satu sel mast dapat menyimpan ratusan butiran histamin.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/sel-mast-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Eosinofil: Sel Darah Putih pada Alergi

Eosinofil adalah sel darah putih yang jumlahnya naik pada alergi, asma, dan beberapa infeksi parasit.

Eosinofil: Sel Darah Putih pada Alergi

Tentang eosinofil

  • Dibuat di sumsum tulang, beredar di darah, lalu masuk ke jaringan
  • Berisi butiran protein yang dapat melukai jaringan
  • Dipanggil ke mukosa oleh sinyal sel T dan sel mast

Cara kerjanya

  • Alergen memicu sel T mengirim sinyal ke sumsum tulang
  • Eosinofil dibanyakkan dan menuju mukosa

Mengapa penting bagi Anda

  • Hitung eosinofil dapat membantu menilai peradangan alergi
  • Steroid menurunkan jumlah eosinofil

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi
  • Asma eosinofilik

Kapan perlu ke dokter:

  • Polip hidung berulang
  • Asma sulit terkontrol
Tahukah Anda?Eosinofil bukan musuh: ia penting melawan parasit.
Baca selengkapnyayanuarimansantosa.com/eosinofil-alergi/Pindai kode QR dengan kamera ponsel.
Konsultasi / janji temuWhatsApp 0811-9301-333RS Columbia Asia Semarang, Jl. Siliwangi No.143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat · 024 7629999RS Nasional Diponegoro
Rujukan: ARIA (Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma); AAO-HNSF, Allergic Rhinitis (2015). Ditinjau: Oktober 2026.Brosur ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pemeriksaan oleh dokter.
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.MedDokter Spesialis THT-KL · Konsultan Alergi Imunologi · Semarang
Edukasi Pasien
Imunologi Alergi

Prostaglandin dan Leukotrien: Penyebab Hidung Tersumbat

Selain histamin, sel mast melepas lemak pemberi sinyal yang memperpanjang peradangan: prostaglandin dan leukotrien.

Prostaglandin dan Leukotrien: Penyebab Hidung Tersumbat

Mediator lemak peradangan

  • Dibuat dari asam lemak membran sel (asam arakidonat)
  • Prostaglandin D2 dari sel mast melebarkan pembuluh darah
  • Leukotrien memicu lendir dan penyempitan saluran napas

Cara kerjanya

  • Enzim siklooksigenase (COX) membentuk prostaglandin
  • Jalur lain membentuk leukotrien

Mengapa penting bagi Anda

  • Hidung tersumbat sering tidak membaik dengan antihistamin saja
  • Steroid semprot dan obat antileukotrien menargetkan jalur ini

Gangguan yang terkait

  • Rinitis alergi dengan hidung tersumbat
  • Asma

Kapan perlu ke dokter:

  • Sesak setelah minum obat antinyeri
  • Hidung tersumbat dengan polip dan asma
Tahukah Anda?Pada sebagian penderita asma dengan polip, aspirin dan obat antinyeri tertentu justru memicu serangan.