
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 20 May 2026
Mukosa: Organ Imun Aktif
Pada individu alergi, mukosa pernapasan memiliki barier epitel lebih lemah, memungkinkan alergen menembus lebih mudah.
Barier Epitel & Tight Junctions
Pada pasien alergi, tight junctions lebih longgar. Virus, polusi, asap rokok melemahkan barier.
Sel-Sel Kunci
- Sel goblet — produksi mukus berlebih
- Sel mast — menyimpan histamin
- Eosinofil — inflamasi kronik
- Th2 — mengarahkan respons alergi
Remodeling
Alergi kronik tidak terkontrol menyebabkan perubahan sebagian irreversibel — alasan kontrol jangka panjang penting.
Unified Airway
Mukosa hidung dan bronkus satu sistem. Rinitis alergi meningkatkan risiko asma dan sebaliknya.
Konsultasi dengan Spesialis THT
Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait, jangan tunda konsultasi. Evaluasi dini oleh spesialis THT dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Hubungi dr. Yanuar Iman Santosa via WhatsApp untuk jadwal konsultasi di Semarang.
Baca Juga
- → Duktus Koklearis: Struktur Pendengaran di Telinga Dalam
- → Laringotrakeitis (Croup): Batuk Menggonggong pada Anak
- → Dizziness: Pusing Tidak Berputar — Bukan Selalu Vertigo
- → Organ Korti: Reseptor Pendengaran di Koklea
- → Konsultasi Dokter Alergi Semarang
- → Konsultasi Dokter THT Semarang
- → Jadwal Praktik dr. Yanuar