
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 20 May 2026
Apa Itu Otosklerosis?
Tulang normal di kapsul labirin digantikan tulang spongiosa abnormal, paling sering di footplate stapes — menyebabkan gangguan pendengaran konduktif progresif.
Siapa yang Terkena?
- Usia 20-40 tahun
- Perempuan 2x lebih sering, memburuk saat hamil
- Bilateral 70%, faktor genetik kuat
Gejala
Penurunan pendengaran bertahap. Paracusis of Willis — lebih mudah mendengar di lingkungan bising. Tinnitus pada 75% kasus. Gendang telinga tampak normal.
Diagnosis & Terapi
Audiometri: tuli konduktif + Carhart notch. Pilihan: alat bantu dengar atau stapedotomi (keberhasilan >90%).
Konsultasi dengan Spesialis THT
Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait, jangan tunda konsultasi. Evaluasi dini oleh spesialis THT dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Hubungi dr. Yanuar Iman Santosa via WhatsApp untuk jadwal konsultasi di Semarang.
Baca Juga
- → Rinosinusitis: Definisi, Klasifikasi & Perbedaan Akut vs Kronik
- → Komorbiditas Rinitis Alergi: Asma, Sinusitis & Lainnya
- → Patogen THT: Virus, Bakteri & Jamur yang Menyerang Saluran Napas
- → Sel Mast & Reaksi Alergi: Penjaga Gerbang yang Bereaksi Berlebih
- → Konsultasi Dokter THT Semarang
- → Jadwal Praktik dr. Yanuar