
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 20 May 2026
Klasifikasi ARIA
Gejala <4 hari/minggu ATAU <4 minggu berturut-turut.
Gejala
- Bersin beruntun
- Pilek encer
- Hidung tersumbat
- Gatal hidung, mata, palatum
Tanda pada anak: allergic salute, allergic shiners, Dennie-Morgan lines.
Ringan vs Sedang-Berat
Dinilai berdasarkan dampak: gangguan tidur, aktivitas, sekolah/kerja.
Penanganan Step-Wise
Ringan: antihistamin generasi 2 (cetirizine, loratadine). Sedang-berat: + kortikosteroid intranasal. Hindari antihistamin generasi 1 (CTM) karena efek sedatif.
Konsultasi dengan Spesialis THT
Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait, jangan tunda konsultasi. Evaluasi dini oleh spesialis THT dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Hubungi dr. Yanuar Iman Santosa via WhatsApp untuk jadwal konsultasi di Semarang.
Baca Juga
- → Duktus Koklearis: Struktur Pendengaran di Telinga Dalam
- → Laringotrakeitis (Croup): Batuk Menggonggong pada Anak
- → Dizziness: Pusing Tidak Berputar — Bukan Selalu Vertigo
- → Organ Korti: Reseptor Pendengaran di Koklea
- → Konsultasi Dokter Alergi Semarang
- → Konsultasi Dokter THT Semarang
- → Jadwal Praktik dr. Yanuar