Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 20 May 2026

Daun Telinga (Aurikula)

Daun telinga terbuat dari tulang rawan elastis yang dilapisi kulit. Bentuknya bukan kebetulan — lekuk-lekuk seperti helix, antihelix, tragus, dan lobulus berfungsi menangkap gelombang suara dari berbagai arah dan mengarahkannya ke liang telinga.

Kelainan pada daun telinga bisa bersifat bawaan (mikrotia, atresia) atau didapat (keloid, hematoma). Trauma pada daun telinga yang tidak ditangani bisa menyebabkan “telinga bunga kol” (cauliflower ear).

Liang Telinga (Meatus Akustikus Eksternus)

Liang telinga memiliki panjang sekitar 2,5 cm pada dewasa, dengan bagian luar bertulang rawan (1/3 luar) dan bagian dalam bertulang keras (2/3 dalam). Bagian luar menghasilkan serumen dari kelenjar seruminosa dan kelenjar sebasea — berfungsi sebagai pelindung alami, pelembab, dan antibakteri.

Liang telinga memiliki mekanisme “self-cleaning” — kulit di dalamnya bermigrasi ke arah luar secara alami. Inilah mengapa membersihkan telinga dengan cotton bud justru kontraproduktif.

Membran Timpani (Gendang Telinga)

Gendang telinga adalah selaput tipis (tebal ~0,1 mm) yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Terdiri dari tiga lapisan: kulit (luar), jaringan fibrosa (tengah), dan mukosa (dalam). Bagian tegang (pars tensa) dan bagian kendur (pars flaccida) memiliki signifikansi klinis berbeda.

Saat otoskopi, dokter THT menilai warna, refleks cahaya, mobilitas, dan ada tidaknya perforasi gendang telinga.

Gangguan Umum Telinga Luar

Beberapa kondisi yang sering ditemukan: otitis eksterna (infeksi liang telinga), serumen impaksi (kotoran telinga menumpuk), benda asing (terutama pada anak), dan eksostosis (pertumbuhan tulang di liang telinga pada peselancar).

Konsultasi dengan Spesialis THT

Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait, jangan tunda konsultasi. Evaluasi dini oleh spesialis THT dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.

Hubungi dr. Yanuar Iman Santosa via WhatsApp untuk jadwal konsultasi di Semarang.