Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!

Sinusitis Semarang — Gejala, Terapi & Operasi FESS

Sinusitis Semarang — Panduan Lengkap

Disusun & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K) · Diperbarui 2026

Ringkasan — 5 Poin Penting

  • Sinusitis adalah peradangan sinus — sering dipicu alergi atau infeksi
  • Gejala utama: nyeri wajah, hidung tersumbat, lendir tebal, post-nasal drip
  • Akut (<4 minggu) biasanya sembuh dengan antibiotik + dekongestan
  • Kronis (>12 minggu) sering butuh evaluasi dokter THT + kemungkinan FESS
  • Rinitis alergi yang tidak diobati = pencetus sinusitis kronis utama

Apa itu Sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan (inflamasi) pada lapisan mukosa sinus — rongga berisi udara di tulang wajah di sekitar hidung. Kondisi ini sangat umum di Indonesia, terutama di kota-kota dengan tingkat polusi dan alergen tinggi seperti Semarang.

Sinus terdiri dari 4 pasang: maksilaris (pipi, paling sering terlibat), etmoidalis (antara mata), frontalis (dahi), dan sfenoidalis (belakang). Peradangan menyebabkan produksi lendir berlebih dan sumbatan ostium sinus.

Gejala Sinusitis

  • Nyeri atau tekanan di wajah — terutama pipi, dahi, dan sekitar mata
  • Hidung tersumbat persisten (satu atau dua sisi)
  • Lendir hidung tebal, berwarna kuning atau hijau
  • Post-nasal drip — lendir mengalir ke tenggorokan, menyebabkan batuk
  • Penurunan atau hilangnya penciuman (hiposmia/anosmia)
  • Sakit kepala yang memburuk saat membungkuk
  • Napas berbau (halitosis)
  • Kelelahan umum

Sinusitis Akut vs Kronis

AspekSinusitis AkutSinusitis Kronis
DurasiKurang dari 4 mingguLebih dari 12 minggu
Penyebab utamaInfeksi bakteri/virusAlergi, polip hidung, septum deviasi
Gejala dominanDemam, nyeri akut, lendir purulenTersumbat persisten, post-nasal drip, fatigue
Terapi lini 1Antibiotik, dekongestan, nasal salineSteroid nasal, irigasi, evaluasi alergi
Indikasi FESSJarang (hanya komplikasi)Bila terapi medis gagal >3 bulan

Pilihan Terapi Sinusitis

Terapi Medis (Lini Pertama)

  • Antibiotik — amoksisilin-klavulanat atau doksisiklin untuk bakteri (sinusitis akut)
  • Steroid nasal spray — mometason atau flutikason untuk mengurangi inflamasi
  • Irigasi nasal saline — mencuci sinus dengan larutan garam (semprot atau irigasi penuh)
  • Antihistamin — bila ada komponen alergi (rinitis alergi sebagai komorbid)
  • Dekongestan oral — jangka pendek (maks 5-7 hari) untuk buka ostium sinus

Penanganan Alergi (Pencegahan Residif)

Bila sinusitis dipicu alergi, penanganan alergi adalah kunci. Ini termasuk skin prick test untuk identifikasi alergen, modifikasi lingkungan, dan imunoterapi alergi (SCIT/SLIT) untuk kasus berat.

Pelajari Imunoterapi Alergi →

Operasi FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery)

FESS adalah tindakan bedah minimal invasif menggunakan endoskop untuk membuka sinus yang tersumbat dan mengangkat jaringan yang menghalangi drainase.

Indikasi FESS

  • Sinusitis kronis yang tidak membaik setelah terapi medis ≥12 minggu
  • Polip hidung yang menyumbat sinus
  • Mukokel atau kista sinus
  • Komplikasi sinusitis (perluasan ke orbita atau intrakranial)
  • Septum deviasi berat yang memperparah sinusitis

Apa yang Terjadi Saat FESS?

Prosedur dilakukan dalam anestesi umum. Dokter THT memasukkan endoskop melalui hidung (tanpa sayatan luar) untuk mengangkat jaringan, membuka ostium sinus, dan mengangkat polip bila ada. Rawat inap biasanya 1-2 hari, pemulihan 1-2 minggu.

FAQ Sinusitis

Apakah sinusitis bisa sembuh sendiri?

Sinusitis akut ringan sering sembuh sendiri dalam 7-10 hari. Namun bila demam tinggi, nyeri berat, atau lebih dari 10 hari tidak membaik, segera konsultasi dokter THT.

Apakah sinusitis kronis selalu butuh operasi?

Tidak. Banyak kasus sinusitis kronis bisa dikontrol dengan terapi medis optimal. FESS hanya dipertimbangkan bila 12+ minggu terapi medis tidak berhasil, atau ada polip hidung yang bermakna.

Apa hubungan alergi dengan sinusitis?

Rinitis alergi adalah faktor risiko terbesar sinusitis kronis. Peradangan akibat alergi menyebabkan bengkak mukosa dan sumbatan ostium sinus, yang menciptakan lingkungan ideal untuk infeksi berulang.

Konsultasi Sinusitis dengan dr. Yanuar