Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 21 September 2026

Diterbitkan · Terakhir diperbarui

Skin prick test adalah pemeriksaan diagnostik standar untuk identifikasi alergen. Hanya butuh 15-20 menit, hasilnya langsung keluar, dan akurat untuk sebagian besar alergen umum.

Sebagai dokter spesialis THT konsultan alergi-imunologi yang berpraktik di Semarang, saya sering mendapati pasien punya pertanyaan dasar sebelum menjalani tes ini. Artikel ini merangkum yang penting Anda ketahui.

Apa Itu Skin Prick Test?

Skin prick test adalah tes alergi yang meneteskan sedikit ekstrak alergen (tungau debu, serbuk sari, bulu binatang, makanan tertentu, dll) di permukaan kulit lengan bawah atau punggung, lalu ditusuk ringan dengan lancet steril agar ekstrak masuk ke lapisan kulit paling atas.

Bila Anda alergi terhadap alergen tersebut, akan muncul bentol kemerahan kecil (mirip gigitan nyamuk) dalam 15-20 menit di titik itu — hasil positif dibandingkan dengan kontrol untuk memastikan keakuratan.

Kapan Skin Prick Test Diperlukan?

  • Rinitis alergi, asma alergi, atau gatal-gatal berulang yang dicurigai dipicu alergen spesifik
  • Sebelum memulai imunoterapi (SCIT/SLIT) — untuk memastikan alergen pemicu yang tepat
  • Ingin tahu alergen spesifik apa yang perlu dihindari sehari-hari
  • Dugaan alergi makanan tertentu yang perlu dikonfirmasi

Bagaimana Persiapannya?

Obat antihistamin (obat alergi) perlu dihentikan sementara sebelum tes — biasanya 3-7 hari, tergantung jenis obatnya — karena bisa menekan reaksi kulit dan membuat hasil tes tidak akurat (positif palsu negatif). Dokter akan memberi tahu obat mana saja yang perlu dihentikan dan berapa lama sebelum jadwal tes Anda.

Tes tidak dianjurkan saat kulit sedang mengalami reaksi alergi aktif/parah (dermatitis luas) — kondisi kulit perlu tenang dulu agar hasil bisa dibaca dengan jelas.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter THT/Alergi

  • Rinitis alergi atau gatal berulang yang belum jelas pemicunya
  • Gejala alergi sering kambuh meski sudah menghindari alergen yang “diduga”
  • Sedang mempertimbangkan imunoterapi jangka panjang
  • Ingin memastikan alergen spesifik sebelum mengambil langkah besar (ganti hewan peliharaan, pindah kamar, dll)

Konsultasi Spesialis THT di Semarang

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp sekarang.

📲 Buat Janji via WhatsApp

FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apakah skin prick test menyakitkan?
Tidak sampai nyeri — tusukannya sangat superfisial, hanya di permukaan kulit. Sensasinya mirip digaruk ringan.

Berapa lama harus berhenti minum obat alergi sebelum tes?
Bervariasi tergantung jenis obat, umumnya 3-7 hari. Dokter akan memberi instruksi spesifik sesuai obat yang Anda pakai — jangan berhenti obat tanpa arahan bila kondisi Anda butuh kontrol rutin.

Apakah perlu tindakan atau operasi setelah hasil keluar?
Tidak. Skin prick test murni tes diagnostik. Hasilnya dipakai untuk menentukan strategi hindari alergen, obat, atau apakah imunoterapi jadi opsi yang tepat untuk Anda.

Bisakah anak-anak menjalani skin prick test?
Bisa, termasuk anak usia dini dengan dugaan alergi. Dokter akan menyesuaikan jumlah alergen yang diuji dan pendekatan sesuai usia anak.

Lihat Juga


Ingin melakukan skin prick test (tes alergi kulit) di Semarang? Lihat layanan alergi oleh dr. Yanuar atau skrining awal secara mandiri di PilekAlergi.id.

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Ditulis & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I. (K), M.Si.Med.

Dokter Spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) & Konsultan Alergi-Imunologi · Semarang

Praktik di RS Columbia Asia Semarang dan RS Nasional Diponegoro, menangani keluhan THT umum hingga kasus alergi kompleks yang memerlukan penanganan subspesialis Konsultan Alergi-Imunologi.

Lihat profil lengkap & jadwal praktik dokter THT Semarang →