
Berenang dengan telinga sensitif tetap bisa dilakukan dengan aman asal tahu triknya — air yang masuk dan terperangkap di liang telinga adalah pemicu utama infeksi telinga luar (otitis eksterna/”swimmer’s ear”).
Sebagai dokter spesialis THT yang berpraktik di Semarang, saya sering mendapati pasien dengan telinga sensitif ragu berenang karena trauma infeksi telinga sebelumnya. Artikel ini merangkum tips amannya.
Kenapa Telinga Sensitif Rawan Bermasalah Saat Berenang?
Air yang terperangkap di liang telinga menciptakan lingkungan lembap yang disukai bakteri/jamur — apalagi bila liang telinga Anda sempit secara anatomis, sering ada penumpukan serumen (kotoran telinga), atau kulit liang telinga cenderung mudah iritasi.
Tanpa pencegahan, ini bisa memicu otitis eksterna: telinga terasa gatal, nyeri (terutama saat daun telinga ditarik), dan kadang keluar cairan.
Tips Aman Berenang
- Pakai ear plug yang pas ukurannya saat berenang — cara paling efektif mencegah air masuk
- Miringkan kepala setelah keluar dari air untuk membantu air keluar dari liang telinga secara gravitasi
- Keringkan dengan lembut pakai handuk di bagian luar telinga — jangan memasukkan cotton bud ke dalam liang telinga
- Gunakan tetes telinga pengering (kombinasi alkohol-asam asetat, bisa didapat di apotek) setelah berenang bila dokter merekomendasikannya untuk kondisi Anda
- Hindari berenang dulu bila sedang ada luka/infeksi aktif di telinga
Tanda Air Terperangkap yang Perlu Diwaspadai
- Rasa penuh/tersumbat di telinga yang tidak hilang beberapa jam setelah berenang
- Gatal yang berkembang jadi nyeri, terutama saat daun telinga disentuh/ditarik
- Keluar cairan atau bau tidak sedap dari telinga
- Pendengaran terasa teredam di sisi telinga tersebut
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter THT
- Nyeri telinga setelah berenang yang tidak membaik dalam 1-2 hari
- Keluar cairan dari telinga
- Infeksi telinga akibat berenang yang berulang kali terjadi
- Ingin evaluasi apakah ada penumpukan serumen yang membuat Anda lebih rentan
Konsultasi Spesialis THT di Semarang
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp sekarang.
FAQ — Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah boleh membersihkan telinga dengan cotton bud setelah berenang?
Sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam liang telinga — cotton bud justru bisa mendorong air/kotoran lebih dalam dan berisiko melukai liang telinga atau gendang telinga.
Apakah ear plug renang aman untuk anak?
Ya, pilih ukuran yang sesuai dan pastikan pas tanpa terlalu ketat. Untuk anak kecil, pilih produk yang memang didesain untuk usia mereka.
Bolehkah tetap berenang kalau sedang pilek?
Sebaiknya dipertimbangkan ulang — kondisi hidung tersumbat bisa memengaruhi tekanan telinga tengah dan sedikit meningkatkan risiko ketidaknyamanan telinga.
Kapan sebaiknya pakai tetes telinga pengering rutin?
Terutama untuk yang sering berenang dan punya riwayat infeksi telinga berulang — diskusikan dengan dokter apakah cocok untuk kondisi Anda.
Lihat Juga
- Serumen Prop: Cara Aman Bersihkan Tanpa Cotton Bud
- Spesialis THT Semarang — gambaran umum layanan THT lengkap
- Konsultasi Dokter THT Semarang — cara konsultasi dan persiapan
- Jadwal Dokter THT Semarang — cek slot konsultasi terbaru
- Biaya Konsultasi THT Semarang — komponen biaya & skema pembayaran