Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 30 September 2026

Apa itu Septorinoplasti?

Septorinoplasti adalah prosedur bedah yang menggabungkan dua tujuan sekaligus: memperbaiki sekat hidung yang bengkok (disebut septum) dari dalam dan memperbaiki bentuk hidung dari luar. Jika Anda merasa napas tersumbat karena sekat hidung bengkok, namun sekaligus ingin meningkatkan penampilan hidung, prosedur ini bisa menjadi pilihan efisien dalam satu kali operasi.

Hidung terdiri dari berbagai bagian. Di dalamnya terdapat sekat tipis bernama septum yang memisahkan lubang hidung kanan dan kiri. Ketika septum ini bengkok atau menyimpang dari posisi normalnya (desviasi septum), aliran udara bisa terhambat dan menyebabkan kesulitan bernapas. Di sisi lain, bentuk luar hidung juga mempengaruhi penampilan dan kepercayaan diri seseorang. Septorinoplasti mengatasi dua masalah ini dalam satu prosedur yang terkoordinasi.

Untuk Siapa Septorinoplasti?

Septorinoplasti direkomendasikan bagi pasien yang memiliki dua kondisi sekaligus atau lebih:

  • Desviasi septum yang mengganggu pernapasan—septum bengkok cukup parah sehingga menyebabkan napas tersumbat di satu atau kedua sisi, terutama saat beristirahat atau tidur.
  • Keinginan untuk memperbaiki estetika bentuk hidung—baik karena ingin perbaikan bentuk, ukuran, atau proporsi hidung secara keseluruhan.
  • Riwayat trauma—jika pernah mengalami patah tulang hidung yang menyebabkan deviasi dan perubahan bentuk bersamaan.

Jika Anda hanya memiliki salah satu masalah (misal, hanya napas terganggu tanpa kekhawatiran estetika), dokter mungkin menyarankan prosedur yang lebih sederhana, seperti rinoplasti saja tanpa perbaikan estetika lanjut.

Persiapan Sebelum Operasi

Sebelum menjalani septorinoplasti, Anda perlu melalui beberapa tahap persiapan:

  • Konsultasi menyeluruh dengan ahli bedah THT untuk membahas ekspektasi, risiko, dan hasil yang realistis.
  • Pemeriksaan fisik mendetail terhadap struktur hidung, sekat, dan aliran napas.
  • Tes diagnostik seperti CT scan atau endoskopi untuk menilai derajat deviasi septum dan kelainan struktural lainnya.
  • Tes darah dan evaluasi kesehatan jantung jika diperlukan oleh anestesi.
  • Berhenti merokok minimal 2–3 minggu sebelum operasi, karena rokok memperlambat penyembuhan dan meningkatkan risiko infeksi.
  • Hindari obat pengencer darah (seperti aspirin atau ibuprofen) seminggu sebelumnya, kecuali atas arahan dokter, untuk mencegah pendarahan berlebih saat operasi.
  • Puasa makanan dan minuman sesuai petunjuk anestesi (biasanya 6–8 jam sebelum operasi).

Tahapan Prosedur

Septorinoplasti dilakukan di bawah anestesi umum (Anda tidur selama prosedur) dan berlangsung 1–3 jam, tergantung kompleksitas kasus.

Dokter akan membuat sayatan di dalam hidung (endoskopik) sehingga tidak terlihat bekas luar. Melalui sayatan ini, dokter memperbaiki septum yang bengkok—bisa dengan meratakan, memotong, atau merelokasi bagian septum yang menyimpang. Bersamaan itu, dokter juga melakukan perbaikan bentuk luar hidung sesuai rencana, seperti mengubah ukuran, bentuk, atau proporsi hidung. Setelah selesai, dokter menjahit luka (biasanya jahitan yang dapat diserap sendiri) dan mungkin menempatkan tampon atau splint di dalam hidung untuk mendukung penyembuhan awal dan mencegah perdarahan.

Risiko dan Pemulihan

Seperti setiap prosedur bedah, septorinoplasti memiliki risiko, meski umumnya kecil:

  • Pendarahan dan pembengkakan di area operasi
  • Infeksi (jarang jika perawatan luka baik)
  • Reaksi terhadap anestesi
  • Perforasi septum (lubang kecil di sekat), meski jarang terjadi
  • Mati rasa atau perubahan sensasi di area hidung dan gigi depan
  • Perubahan kepekaan penciuman (biasanya bersifat sementara)
  • Hasil yang tidak sesuai harapan pada estetika

Pemulihan awal berlangsung 1–2 minggu. Anda mungkin mengalami pembengkakan, memar, dan ketidaknyamanan. Dokter akan memberi instruksi perawatan luka, pembersihan, dan kapan boleh beraktivitas normal kembali. Hasil akhir hidung (estetika dan fungsi napas) baru terlihat jelas setelah 3–6 bulan, saat semua pembengkakan hilang sepenuhnya. Setiap pasien memiliki laju penyembuhan yang berbeda, dan proses ini memerlukan kesabaran.

Alternatif Lain

Jika Anda ragu dengan septorinoplasti, ada pilihan lain yang bisa didiskusikan dengan dokter:

  • Septoplasti saja: jika Anda hanya ingin memperbaiki napas dan tidak peduli dengan estetika.
  • Rinoplasti saja: jika masalah utama adalah bentuk hidung dan napas tidak terganggu cukup parah.
  • Observasi atau penanganan nonbedah: jika gejala ringan, dokter bisa menyarankan untuk menunggu atau mencoba pendekatan lain seperti obat semprot atau antihistamin terlebih dahulu.

Kapan Konsultasi dengan Dokter?

Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli THT jika:

  • Napas terasa tersumbat di satu atau kedua sisi hidung secara berkepanjangan, terutama yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Kesulitan tidur atau mendengkur akibat sumbatan napas.
  • Ingin memperbaiki bentuk hidung untuk alasan estetika atau fungsi.
  • Pernah mengalami trauma hidung dan ingin perbaikan lengkap.
  • Penanganan konservatif (misal, obat semprot hidung) tidak memberikan hasil memuaskan setelah coba berkala.

FAQ

Berapa lama hasil septorinoplasti terlihat jelas?
Anda akan melihat perubahan napas lebih baik dalam beberapa minggu, namun pembengkakan masih ada. Bentuk hidung akhir baru terlihat 3–6 bulan setelah operasi saat semua pembengkakan hilang. Pasien berbeda-beda laju penyembuhannya, tergantung teknik operasi dan respons tubuh.

Apakah napas akan benar-benar lancar setelah operasi?
Napas biasanya lebih lancar dibanding sebelumnya, terutama jika perbaikan septum signifikan. Namun, tidak semua kasus mencapai napas “sempurna” karena faktor lain juga mempengaruhi seperti alergi, polip, atau struktur hidung lainnya. Dokter akan mendiskusikan ekspektasi realistis saat konsultasi awal.

Berapa lama cuti kerja yang diperlukan?
Istirahat total disarankan 1–2 minggu. Aktivitas ringan bisa dimulai setelah 2 minggu. Aktivitas berat atau olahraga sebaiknya ditunda 4–6 minggu agar luka tidak sobek dan penyembuhan berjalan optimal.

Adakah risiko napas malah tersumbat lagi di masa depan?
Septum yang diperbaiki cenderung stabil dalam jangka panjang. Namun, pembengkakan jaringan, polip, atau kondisi baru (seperti alergi) bisa terjadi bertahun-tahun kemudian dan mempengaruhi napas. Tindak lanjut rutin dengan dokter membantu mendeteksi masalah sejak dini jika ada.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi medis langsung. Hasil dan penanganan tiap pasien berbeda.

Konsultasi Spesialis THT di Semarang

Punya keluhan serupa? dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp.

Buat Janji via WhatsApp

Lihat Juga

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Ditulis & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I. (K), M.Si.Med.

Dokter Spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) & Konsultan Alergi-Imunologi · Semarang

Praktik di RS Columbia Asia Semarang dan RS Nasional Diponegoro, menangani keluhan THT umum hingga kasus alergi kompleks yang memerlukan penanganan subspesialis Konsultan Alergi-Imunologi.

Lihat profil lengkap & jadwal praktik dokter THT Semarang →