Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 20 May 2026

Apa Itu Sinus Paranasal?

Sinus paranasal adalah rongga berisi udara di tulang wajah dan tengkorak. Ada empat pasang: maksilaris, etmoidalis, frontalis, dan sfenoidalis.

Sinus Maksilaris

Sinus terbesar, di tulang pipi. Ostiumnya di posisi tinggi — kurang ideal untuk drainase, membuat sinus ini paling sering terkena sinusitis. Lantainya dekat akar gigi atas — infeksi gigi bisa menyebar ke sinus.

Sinus Etmoidalis

Terdiri dari 3-18 sel kecil. Dinding lateralnya (lamina papirasea) sangat tipis — infeksi bisa menyebar ke rongga mata.

Sinus Frontalis & Sfenoidalis

Sinus frontalis (di dahi) berkembang setelah usia 6-8 tahun. Sinus sfenoidalis dekat struktur vital: arteri karotis, saraf optik.

Kompleks Ostiomeatal (KOM)

KOM adalah area kunci drainase sinus anterior. Jika tersumbat, terjadi sinusitis. Bedah sinus endoskopik (FESS) bertujuan membuka KOM.

Konsultasi dengan Spesialis THT

Jika Anda atau keluarga mengalami keluhan terkait, jangan tunda konsultasi. Evaluasi dini oleh spesialis THT dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.

Hubungi dr. Yanuar Iman Santosa via WhatsApp untuk jadwal konsultasi di Semarang.