Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 03 October 2026

Apa itu Carotid Body Tumor?

Carotid body tumor adalah pembengkakan (tumor) jinak yang tumbuh dari sel-sel khusus di daerah percabangan arteri karotis — pembuluh darah besar di leher yang memasok darah ke kepala. Meski disebut “tumor”, hampir semua carotid body tumor bersifat jinak dan tumbuh lambat. Seperti halnya tumor jinak di area THT lainnya, tumor ini memiliki prognosis baik jika dikenali dan ditangani dengan tepat. Tumor ini juga dikenal sebagai chemodectoma karena berasal dari sel-sel reseptor kimia yang normalnya berfungsi mengatur pernapasan dan detak jantung.

Carotid body tumor dapat ditemukan pada usia berapa pun, namun lebih sering pada orang dewasa paruh baya hingga usia lanjut. Tumor ini dapat terjadi di satu sisi leher atau, jarang, di kedua sisi.

Tanda dan Gejala

Banyak pasien dengan carotid body tumor tidak merasakan gejala sama sekali, terutama pada tahap awal. Tumor ini sering ditemukan secara kebetulan saat pasien berobat untuk keluhan lain. Namun, seiring pertumbuhan tumor, beberapa gejala dapat muncul:

  • Benjolan atau pembengkakan di satu sisi leher, biasanya di depan otot leher yang besar
  • Rasa penuh atau tertekan di leher
  • Kesulitan menelan, termasuk pada makanan lunak
  • Gangguan suara atau suara serak
  • Kesulitan bernapas, terutama saat berbaring
  • Nyeri di leher atau area sekitarnya
  • Pembengkakan yang tampak di bawah rahang dan leher

Gejala-gejala ini muncul tergantung ukuran tumor dan seberapa besar tekanan yang diberikannya terhadap struktur sekitar.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab pasti carotid body tumor belum diketahui sepenuhnya. Tumor ini berasal dari sel-sel paraganglia — kelompok sel khusus yang tersebar di berbagai bagian tubuh dan berfungsi mendeteksi perubahan oksigen, karbon dioksida, dan pH darah. Kondisi serupa dapat ditemukan pada tumor jinak kelenjar parotis dan tumor paraganglia lainnya.

Faktor risiko yang diketahui mencakup:

  • Usia dan jenis kelamin: Lebih sering pada wanita dan orang dewasa berusia 40-60 tahun
  • Genetik: Beberapa keluarga memiliki kecenderungan lebih tinggi, terutama jika ada anggota keluarga dengan paraganglioma di tempat lain
  • Tinggal di ketinggian tinggi: Ada laporan bahwa orang yang tinggal di daerah pegunungan atau dataran tinggi memiliki risiko sedikit lebih tinggi, kemungkinan karena paparan oksigen rendah yang kronis
  • Mutasi genetik tertentu: Beberapa tumor ini berkaitan dengan mutasi dalam gen yang mengontrol pertumbuhan sel

Cara Diagnosis

Diagnosis carotid body tumor memerlukan kombinasi pemeriksaan klinis dan pencitraan. Dokter spesialis THT-KL akan melakukan pemeriksaan fisik leher untuk merasakan adanya benjolan dan memeriksa mobilitas tumor dari sisi ke sisi.

Pemeriksaan pencitraan yang umum digunakan:

  • CT scan dengan kontras: Memberikan gambaran detail struktur leher dan hubungan tumor dengan pembuluh darah sekitarnya
  • MRI dengan kontras: Sangat berguna untuk membedakan carotid body tumor dari tumor lain dan melihat aliran darah dalam tumor
  • Angiografi: Pemeriksaan khusus yang menampilkan pola pembuluh darah di dalam dan sekitar tumor, membantu perencanaan operasi
  • USG Doppler: Dapat dilakukan sebagai tes awal untuk melihat aliran darah di area leher

Biopsi (pengambilan sampel jaringan) biasanya tidak direkomendasikan karena ada risiko perdarahan dan dapat mempersulit operasi kemudian.

Penanganan

Pilihan penanganan tergantung pada ukuran tumor, kecepatan pertumbuhan, dan ada tidaknya gejala.

Observasi: Jika tumor kecil dan tidak menimbulkan gejala, dokter mungkin merekomendasikan pemantauan berkala dengan pencitraan ulang setiap 6-12 bulan untuk memastikan tumor tidak berkembang pesat.

Pembedahan: Adalah penanganan utama dan definitif untuk carotid body tumor yang simtomatik atau terus membesar. Operasi dilakukan untuk mengangkat tumor sambil melindungi arteri karotis dan saraf-saraf penting di area tersebut. Operasi ini memerlukan keahlian khusus dan biasanya dilakukan di rumah sakit dengan fasilitas lengkap.

Radioterapi: Jarang digunakan, terutama pada pasien yang tidak dapat menjalani operasi karena kondisi medis tertentu atau risiko operasi yang sangat tinggi.

Komplikasi dan Prognosis

Carotid body tumor adalah tumor jinak dengan prognosis umumnya baik. Sebagian besar pasien yang diobati memiliki hasil yang memuaskan. Berbeda dengan keganasan di area kepala dan leher, tumor jinak ini memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi. Namun, komplikasi dapat terjadi, terutama jika tumor tidak ditangani atau dalam kasus tertentu selama operasi:

  • Sumbatan pembuluh darah (trombosis arteri karotis) — jarang namun serius
  • Stroke, jika ada gangguan aliran darah ke otak
  • Pendarahan di leher
  • Kerusakan saraf yang mengontrol gerakan wajah, lidah, atau suara

Risiko ini diminimalkan dengan diagnosis dini dan penanganan oleh ahli berpengalaman.

Kapan Harus Ke Dokter

Segera konsultasi dengan dokter spesialis THT-KL jika Anda:

  • Menemukan benjolan baru di leher, terutama yang terus bertambah besar
  • Mengalami kesulitan menelan atau gangguan pernapasan yang semakin memburuk
  • Mencurigai ada pembengkakan di leher yang tidak hilang setelah beberapa minggu
  • Memiliki riwayat keluarga paraganglioma atau tumor leher jinak lainnya

FAQ

Apakah carotid body tumor bisa berubah menjadi kanker?
Carotid body tumor adalah tumor jinak, dan kemungkinan berubah menjadi kanker sangat kecil. Namun, pemantauan rutin tetap penting untuk memastikan tidak ada perubahan pada karakteristik tumor.

Bisakah saya hidup normal dengan carotid body tumor tanpa operasi?
Jika tumor kecil dan tidak menimbulkan gejala, pemantauan berkala adalah pilihan yang valid. Banyak pasien dapat hidup seumur hidup tanpa perlu operasi. Keputusan operasi tergantung pada pertumbuhan tumor dan dampaknya terhadap kualitas hidup Anda.

Berapa lama pemulihan setelah operasi pengangkatan carotid body tumor?
Pemulihan awal biasanya 1-2 minggu untuk kembali ke aktivitas ringan. Pemulihan penuh memerlukan 4-6 minggu atau lebih, tergantung kompleksitas operasi dan kondisi kesehatan individu. Dokter Anda akan memberikan panduan aktivitas yang lebih spesifik sesuai kebutuhan Anda.

Berapa besar kemungkinan tumor kembali setelah operasi?
Kemungkinan kambuh setelah operasi pengangkatan yang sempurna sangat kecil. Namun, pemeriksaan lanjutan berkala tetap diperlukan sesuai rekomendasi dokter untuk memantau kondisi leher Anda.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi medis langsung. Hasil dan penanganan tiap pasien berbeda.

Konsultasi Spesialis THT di Semarang

Punya keluhan serupa? dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp.

Buat Janji via WhatsApp

Lihat Juga

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Ditulis & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I. (K), M.Si.Med.

Dokter Spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) & Konsultan Alergi-Imunologi · Semarang

Praktik di RS Columbia Asia Semarang dan RS Nasional Diponegoro, menangani keluhan THT umum hingga kasus alergi kompleks yang memerlukan penanganan subspesialis Konsultan Alergi-Imunologi.

Lihat profil lengkap & jadwal praktik dokter THT Semarang →