
Apa Itu Hemangioma Kepala dan Leher?
Hemangioma adalah tumor jinak yang terdiri dari pembuluh darah yang berkembang tidak normal. Meskipun disebut tumor, hemangioma bukanlah kanker — ia tidak akan menyebar ke bagian tubuh lain. Tumor pembuluh darah ini paling sering muncul pada bayi dan anak kecil, terutama di bagian kepala dan leher.
Hemangioma terbentuk saat pembuluh darah kecil berkumpul dan tumbuh berlebihan, menciptakan benjolan atau bercak berwarna merah kebiruan pada kulit. Tumor ini dapat berukuran dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter. Meskipun pada awalnya terasa mengkhawatirkan bagi orang tua, kebanyakan hemangioma akan menyusut dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak.
Tanda dan Gejala
Gejala hemangioma sangat mudah dikenali karena tampak langsung pada kulit:
- Bercak berwarna merah terang atau merah tua — dapat terasa hangat saat disentuh
- Benjolan atau penebalan pada kulit dengan permukaan yang kasar atau berbonggol
- Warna kebiruan jika hemangioma terletak lebih dalam di bawah kulit
- Perubahan ukuran — dapat tumbuh dengan cepat, terutama dalam 6–12 bulan pertama kehidupan
- Gejala mengganggu seperti perdarahan, infeksi, atau jika terletak di area yang mudah terluka seperti telinga dan hidung
Hemangioma dapat muncul saat bayi lahir atau dalam beberapa minggu pertama kehidupan. Tidak jarang orang tua baru melihat lesi ini beberapa hari atau minggu setelah pulang dari rumah sakit.
Penyebab dan Faktor Risiko
Hingga saat ini, penyebab hemangioma belum sepenuhnya dipahami. Para ahli percaya bahwa hemangioma terbentuk saat sel-sel pembuluh darah mengalami gangguan dalam proses perkembangan sebelum atau sesaat setelah bayi lahir. Penelitian menunjukkan kemungkinan hubungan dengan faktor genetik, meskipun jarang diturunkan dalam keluarga.
Faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seorang bayi mengalami hemangioma meliputi:
- Jenis kelamin perempuan — hemangioma lebih sering dialami anak perempuan
- Bayi lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah
- Riwayat prosedur diagnostik khusus saat kehamilan seperti amniosintesis
Cara Diagnosis
Diagnosis hemangioma biasanya ditegakkan melalui pemeriksaan klinis — dokter dapat mengenalinya dari penampakan dan perasaan lesi pada kulit. Namun, untuk memastikan diagnosis dan menentukan luas serta kedalaman tumor, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang berikut:
- Ultrasonografi (USG): Pemeriksaan pertama untuk melihat struktur pembuluh darah
- Magnetic Resonance Imaging (MRI): Memberikan gambaran rinci tentang ukuran, lokasi, dan hubungan hemangioma dengan jaringan sekitar — sangat penting jika hemangioma berada di lokasi sensitif seperti dekat mata atau telinga
- Dokumentasi foto: Pengambilan foto berkala untuk memantau perubahan ukuran seiring waktu
Penanganan
Strategi penanganan hemangioma tergantung pada ukuran, lokasi, dan kecepatan pertumbuhannya. Pendekatan yang umum digunakan adalah:
- Observasi (pantau perkembangan): Sekitar 90% hemangioma akan mengalami penyusutan secara spontan dalam 5–7 tahun pertama kehidupan. Dokter akan memantau dengan foto berkala untuk memastikan hemangioma tidak tumbuh membahayakan fungsi penting
- Penanganan farmakologis: Jika hemangioma tumbuh cepat atau mengancam fungsi penting seperti penglihatan, pernapasan, atau kemampuan makan, dokter dapat merekomendasikan terapi khusus
- Tindakan laser atau bedah: Untuk hemangioma yang tidak merespons observasi atau terapi farmakologis, atau jika terletak di area yang mengganggu secara kosmetik dan terus bertumbuh
Keputusan penanganan selalu didasarkan pada diskusi mendalam antara dokter dan orang tua, mempertimbangkan risiko dan manfaat setiap pilihan.
Komplikasi dan Prognosis
Meskipun sebagian besar hemangioma memiliki prognosis baik, beberapa dapat menyebabkan komplikasi yang perlu diperhatikan:
- Perdarahan atau perdarahan berulang dari lesi yang terletak di area yang mudah terluka
- Infeksi pada hemangioma yang terbuka atau berdarah
- Gangguan fungsi jika hemangioma menekan organ penting seperti mata, saluran napas, atau kerongkongan
- Masalah psikologis atau kosmetik pada anak yang lebih besar karena penampilan lesi
Prognosis keseluruhan sangat baik. Mayoritas hemangioma akan menyusut secara bertahap tanpa meninggalkan bekas permanen atau dengan bekas minimal yang dapat ditangani lebih lanjut. Namun, penting untuk memantau pertumbuhan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis secara berkala.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera bawa bayi ke dokter spesialis THT-KL atau dokter kulit jika:
- Muncul bercak merah atau benjolan baru yang diduga hemangioma
- Hemangioma tumbuh dengan sangat cepat atau mengubah warna dan tekstur
- Hemangioma berada di dekat mata, telinga, hidung, mulut, atau alat kelamin
- Terjadi perdarahan atau infeksi pada lesi
- Hemangioma mengganggu pernapasan, makan, atau perkembangan anak
- Anda ingin konsultasi mengenai pilihan penanganan atau kekhawatiran lainnya
FAQ
Apakah hemangioma pada bayi akan hilang dengan sendirinya?
Mayoritas hemangioma akan menyusut secara spontan seiring waktu. Sekitar 50% akan hilang pada usia 5 tahun, dan hingga 90% pada usia 9 tahun. Namun, beberapa hemangioma dapat bertahan lebih lama dan memerlukan penanganan aktif.
Apakah hemangioma adalah kanker?
Tidak. Hemangioma adalah tumor jinak yang terdiri dari pembuluh darah yang terbentuk tidak normal. Berbeda dengan kanker, tumor jinak tidak akan menyebar ke bagian tubuh lain atau mengancam nyawa dengan cara yang sama. Hemangioma tidak akan berubah menjadi kanker.
Bagaimana cara mencegah hemangioma?
Tidak ada cara pasti untuk mencegah hemangioma karena penyebabnya belum sepenuhnya diketahui. Hemangioma bukan hasil dari tindakan orang tua selama kehamilan, sehingga tidak ada yang perlu disalahkan. Deteksi dini dan konsultasi dengan dokter adalah langkah paling penting.
Bisakah hemangioma muncul di kemudian hari?
Meskipun jarang, hemangioma dapat muncul atau menjadi lebih jelas dalam beberapa minggu atau bulan pertama kehidupan. Jika Anda melihat bercak atau benjolan mencurigakan pada anak Anda kapan saja, segera konsultasikan dengan dokter.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi medis langsung. Hasil dan penanganan tiap pasien berbeda.
Konsultasi Spesialis THT di Semarang
Punya keluhan serupa? dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp.
Lihat Juga
- Tumor Jinak Laring: Papiloma, Granuloma & Nodul
- Kanker Lidah
- Adenoma Pleomorfik: Tumor Jinak Kelenjar Parotis
- Struma (Gondok)
- Spesialis THT Semarang
- Konsultasi Dokter THT Semarang
- Jadwal Dokter THT Semarang
- Biaya Konsultasi THT Semarang
- → Kista Brankial: Benjolan di Leher sejak Lahir — Apa yang Harus Anda Ketahui
- → Karsinoma Sel Basal Kulit Wajah: Kanker Kulit Paling Sering
- → Karsinoma Sel Skuamosa Kepala dan Leher: Tanda Awal dan Penanganan
- → Melanoma Kepala dan Leher: Tanda, Penyebab, dan Kapan Harus ke Dokter
- → Konsultasi Dokter THT Semarang
- → Jadwal Praktik dr. Yanuar