Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 30 September 2026

Apa itu Kanker Tiroid?

Kanker tiroid adalah penyakit ketika sel-sel di kelenjar tiroid (kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di bawah leher) tumbuh tidak terkontrol dan menjadi ganas. Kelenjar tiroid bertugas memproduksi hormon yang mengatur metabolisme dan fungsi tubuh lainnya. Meskipun kanker tiroid lebih jarang dibanding kanker jenis lain, deteksi dini sangat penting untuk hasil pengobatan yang lebih baik.

Tanda dan Gejala Kanker Tiroid

Beberapa orang tidak merasakan gejala awal, dan kanker baru terdeteksi saat pemeriksaan rutin atau melalui benjolan yang disadari. Gejala yang mungkin muncul meliputi:

  • Benjolan di depan leher (terasa saat menyentuh) atau pembesaran kelenjar getah bening di leher
  • Suara serak atau perubahan kualitas suara yang berlangsung lama
  • Kesulitan menelan makanan atau minuman
  • Nyeri atau ketidaknyamanan di tenggorokan atau leher, terutama saat berbicara lama
  • Sesak napas atau merasa kesulitan menghirup udara
  • Nyeri di telinga atau daerah sekitar telinga (pada kasus tertentu)

Penting diketahui bahwa gejala-gejala ini juga bisa muncul pada penyakit tiroid jinak atau masalah lain di leher. Hanya dokter yang bisa memastikan diagnosis melalui pemeriksaan menyeluruh.

Penyebab dan Faktor Risiko

Penyebab kanker tiroid belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini:

  • Paparan radiasi: Riwayat terpapar radiasi dari kecelakaan nuklir, prosedur medis berulang (seperti CT scan atau rontgen leher), atau terapi radiasi sebelumnya pada kepala, leher, atau dada
  • Jenis kelamin dan usia: Kanker tiroid lebih sering terjadi pada perempuan dibanding laki-laki, dan dapat terjadi di segala usia meskipun puncaknya pada usia pertengahan
  • Riwayat keluarga: Jika ada anggota keluarga dengan kanker tiroid, risiko sedikit meningkat
  • Penyakit tiroid sebelumnya: Kondisi tiroid jinak seperti gondok tidak menyebabkan kanker, namun perlu pengawasan
  • Obesitas: Beberapa penelitian menunjukkan hubungan dengan peningkatan risiko

Cara Diagnosis

Dokter akan melakukan langkah-langkah berikut untuk memastikan diagnosis:

  1. Wawancara dan pemeriksaan fisik: Dokter menanyakan gejala dan riwayat kesehatan, kemudian meraba leher untuk merasakan benjolan atau pembesaran
  2. Ultrasonografi (USG) tiroid: Alat pencitraan yang menggunakan gelombang suara untuk melihat struktur tiroid dan mengidentifikasi area mencurigakan
  3. Biopsi aspirasi jarum halus (FNA): Jika ditemukan nodul mencurigakan, dokter mengambil sampel sel kecil dengan jarum halus. Sampel diperiksa di laboratorium untuk menentukan jenis sel
  4. Tes darah: Pemeriksaan fungsi tiroid dan penanda tumor tertentu
  5. Pencitraan lanjutan: Jika diagnosis kanker dikonfirmasi, dokter mungkin melakukan CT atau MRI untuk menentukan apakah kanker telah menyebar

Penanganan Kanker Tiroid

Pilihan pengobatan bergantung pada tipe kanker, stadium, usia, dan kondisi kesehatan pasien. Secara umum meliputi:

  • Operasi (tiroidektomi): Pengangkatan sebagian atau seluruh kelenjar tiroid adalah penanganan utama. Dokter bedah juga dapat mengangkat kelenjar getah bening yang terkena
  • Terapi radiasi: Menggunakan energi tinggi untuk membunuh sel kanker yang tersisa setelah operasi
  • Terapi iodium radioaktif: Jenis kanker tiroid tertentu dapat diobati dengan yodium radioaktif yang diserap oleh sisa sel tiroid
  • Hormon pengganti: Setelah pengangkatan tiroid, pasien perlu minum hormon tiroid seumur hidup untuk mempertahankan fungsi metabolisme
  • Imunoterapi atau terapi bertarget: Untuk kasus stadium lanjut, pilihan terapi lebih modern dapat dipertimbangkan

Setiap pasien memiliki rencana pengobatan yang disesuaikan. Diskusikan secara detail dengan dokter onkologi atau spesialis THT-KL mengenai manfaat dan efek samping setiap pilihan.

Komplikasi dan Prognosis

Komplikasi yang mungkin terjadi termasuk penyebaran kanker ke paru-paru, tulang, atau otak, serta kerusakan pada saraf laring yang mengontrol suara. Setelah pengangkatan tiroid, pasien berisiko mengalami hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid).

Prognosis kanker tiroid umumnya lebih baik dibanding jenis kanker lain, terutama jika terdeteksi pada stadium awal. Tingkat keberhasilan pengobatan bervariasi tergantung tipe histologi kanker dan stadium saat diagnosis.

Kapan Segera ke Dokter

Konsultasikan ke dokter umum atau spesialis THT-KL jika Anda mengalami:

  • Benjolan di leher yang tidak hilang dalam 2–3 minggu
  • Suara serak atau perubahan suara yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Kesulitan menelan yang terus menerus
  • Sesak napas atau sensasi tercekik
  • Nyeri tenggorokan atau leher yang tidak membaik dengan istirahat
  • Riwayat paparan radiasi dan gejala di atas

Pemeriksaan dini dapat membantu diagnosis dan penanganan yang lebih efektif.

FAQ

Apakah benjolan di leher pasti kanker tiroid?
Tidak. Banyak benjolan di leher adalah akibat gondok, nodul tiroid jinak, atau pembesaran kelenjar getah bening akibat infeksi. Hanya pemeriksaan dokter dengan USG dan biopsi jika perlu yang dapat memastikan diagnosis.

Bisakah kanker tiroid dicegah?
Tidak ada cara pasti untuk mencegah kanker tiroid. Namun, mengurangi paparan radiasi yang tidak perlu (misalnya menghindari pemeriksaan rontgen berulang jika tidak urgent) dan menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi risiko.

Apakah pasien kanker tiroid yang sudah dioperasi perlu kontrol selamanya?
Ya. Pasien perlu kontrol berkala ke dokter untuk memantau fungsi tiroid, level hormon pengganti, dan tanda-tanda kekambuhan. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk kesehatan jangka panjang.

Bagaimana dampak kanker tiroid terhadap kehamilan?
Wanita dengan riwayat kanker tiroid tetap bisa hamil. Namun, konsultasikan dengan dokter obstetri dan spesialis THT mengenai waktu terbaik kehamilan dan pengelolaan hormon tiroid saat hamil, karena kebutuhan hormon meningkat selama kehamilan.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi medis langsung. Hasil dan penanganan tiap pasien berbeda.

Konsultasi Spesialis THT di Semarang

Punya keluhan serupa? dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp.

Buat Janji via WhatsApp

Lihat Juga

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Ditulis & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I. (K), M.Si.Med.

Dokter Spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) & Konsultan Alergi-Imunologi · Semarang

Praktik di RS Columbia Asia Semarang dan RS Nasional Diponegoro, menangani keluhan THT umum hingga kasus alergi kompleks yang memerlukan penanganan subspesialis Konsultan Alergi-Imunologi.

Lihat profil lengkap & jadwal praktik dokter THT Semarang →