
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 19 May 2026
Hampir semua orang pernah mengalami telinga berdenging sesaat — misalnya setelah konser, ledakan keras, atau terlalu lama memakai earphone. Itu normal dan biasanya hilang sendiri. Namun tinnitus yang persisten, terutama yang hanya di satu telinga, bisa menjadi sinyal yang perlu dievaluasi lebih jauh.
Tinnitus Subjektif vs Objektif
- Tinnitus subjektif — hanya didengar oleh penderita. Ini yang paling umum (>95% kasus). Umumnya berupa bunyi denging, mendesis, atau berdengung.
- Tinnitus objektif — sangat jarang, bisa didengar juga oleh pemeriksa. Biasanya berupa suara pulsatil (mengikuti denyut nadi) dan memerlukan evaluasi vaskuler.
Tanda yang Memerlukan Evaluasi Segera
Segera konsultasikan ke dokter THT-KL jika tinnitus disertai:
- Tinnitus satu sisi saja (unilateral) — terutama jika baru muncul
- Penurunan pendengaran mendadak — ini darurat THT, perlu evaluasi dalam 24-72 jam
- Vertigo bersamaan — kemungkinan gangguan telinga dalam seperti Meniere’s disease
- Tinnitus pulsatil (berdenyut mengikuti nadi) — perlu evaluasi vaskuler
- Rasa penuh di telinga yang persisten
- Tinnitus yang mengganggu tidur, konsentrasi, atau kualitas hidup secara signifikan
Penyebab Umum Tinnitus
- Paparan bunyi keras (noise-induced) — kerusakan sel rambut koklea
- Presbikusis (penuaan pendengaran) — tinnitus sering menyertai gangguan dengar usia lanjut
- Serumen (kotoran telinga) yang menyumbat — lihat informasi serumen
- Otitis media — infeksi telinga tengah
- Disfungsi sendi temporomandibular (TMJ)
- Efek samping obat-obatan tertentu (ototoksik)
- Kondisi sistemik: hipertensi, anemia, hipotiroidisme
Apa yang Dilakukan Dokter saat Evaluasi?
- Anamnesis lengkap — onset, karakter bunyi, sisi, faktor pencetus
- Pemeriksaan otoskopi
- Audiometri nada murni — untuk menilai apakah ada gangguan pendengaran bersamaan
- Timpanometri jika diperlukan
- Pemeriksaan lanjutan sesuai temuan (MRI, evaluasi vaskuler untuk tinnitus pulsatil)
Baca lebih lengkap tentang tinnitus, penyebab dan cara mengelolanya. Untuk evaluasi di Semarang: dokterthtsemarang.com/tinnitus.
Artikel ini bersifat edukatif. Tinnitus yang baru muncul, satu sisi, atau disertai penurunan pendengaran mendadak memerlukan evaluasi medis segera.
Baca Juga
- Tinnitus: Penyebab dan Cara Mengelola Telinga Berdenging
- Vertigo BPPV: Pusing Berputar dan Manuver Epley
- Memahami Fungsi Telinga Dalam
- Gangguan Pendengaran — Tanda Awal
Baca Juga