Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 30 September 2026

Diterbitkan · Terakhir diperbarui

Apa yang Terjadi saat Benda Asing Masuk Telinga Anak?

Liang telinga anak adalah bagian yang terbuka, lurus, dan mudah dijangkau. Anak-anak, terutama yang masih dalam fase eksplorasi, sering memasukkan benda-benda kecil ke telinga tanpa menyadari bahayanya. Mulai dari manik-manik mainan, butiran pasir, biji-bijian, kertas kecil, hingga serangga dapat menyangkut di dalam liang telinga. Ketika benda tersebut masuk dan terperangkap, itu bisa menyebabkan ketidaknyamanan, infeksi, atau bahkan kerusakan gendang telinga jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat.

Tanda Bahaya yang Perlu Diperhatikan Segera

Hubungi layanan kesehatan atau bawa anak ke dokter THT jika muncul tanda-tanda berikut:

  • Nyeri telinga yang semakin parah — anak terus menangis, mengeluh, atau memegang telinga.
  • Cairan atau darah keluar dari telinga — tanda luka di liang telinga atau perforasi gendang telinga.
  • Gangguan pendengaran mendadak — telinga terasa tersumbat atau tuli seketika di sisi yang terkena.
  • Demam yang menyertai — indikasi infeksi telinga sudah dimulai.
  • Pembengkakan atau kemerahan di sekitar telinga — tanda peradangan aktif.
  • Serangga hidup masuk dan anak kesakitan — inseknya dapat menyebabkan nyeri yang sangat hebat dan gigitan.

Pertolongan Pertama: Yang Boleh dan Yang Dilarang

Yang Boleh Anda Lakukan

  • Tetap tenang dan menenangkan anak. Kepanikan Anda akan membuat anak semakin takut dan tidak kooperatif.
  • Biarkan telinga tetap kering. Jangan masukkan air atau cairan apa pun kecuali instruksi dokter.
  • Jika serangga hidup masuk, Anda boleh mencoba meneteskan minyak bayi atau minyak mineral dengan sangat hati-hati untuk membuat insek keluar atau mati. Tunggu dengan sabar dan tidak memaksa. Setelah itu, tetap periksakan ke dokter untuk memastikan tidak ada sisa atau luka.
  • Kurangi gerakan kepala anak. Suruh anak duduk atau berbaring diam sambil menunggu bantuan medis.
  • Segera hubungi dokter atau layanan gawat darurat jika anak menunjukkan tanda bahaya di atas.

Yang Dilarang Dilakukan

  • Jangan gunakan cotton bud, jarum, atau benda tajam untuk mencoba mengeluarkan benda asing.
  • Jangan pukul atau tekan telinga anak dengan alasan apapun untuk membuat benda keluar.
  • Jangan masukkan cairan sembarangan tanpa saran dokter, kecuali minyak untuk serangga.
  • Jangan harapkan benda keluar sendiri jika anak menunjukkan gejala nyeri atau tidak nyaman.
  • Jangan abaikan tanda infeksi seperti cairan berbau, demam, atau pembengkakan yang semakin parah.

Penanganan di Fasilitas Kesehatan

Dokter THT akan memeriksa telinga anak dengan otoskop untuk melihat jenis, ukuran, dan posisi benda asing. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi:

  • Mengeluarkan benda menggunakan alat khusus seperti hook, bayonet, atau forceps dengan hati-hati.
  • Memberikan tetes telinga khusus untuk melonggarkan atau melumasi benda sebelum dikeluarkan.
  • Memberikan anestesi lokal atau sedasi ringan jika anak sangat ketakutan atau benda sulit diakses.
  • Memeriksa kondisi gendang telinga setelah benda berhasil dikeluarkan.
  • Memberikan obat tetes atau antibiotik jika ada luka atau tanda infeksi.

Pencegahan adalah Kunci

Langkah terbaik adalah mencegah kejadian ini berulang:

  • Pilih mainan yang aman — pastikan tidak ada bagian kecil yang mudah terlepas atau ditelan.
  • Jauhkan benda-benda kecil seperti manik-manik, biji-bijian, kancing, atau baterai kecil dari jangkauan anak.
  • Awasi anak saat bermain dengan mainan yang memiliki komponen kecil.
  • Ajarkan anak dengan bahasa sederhana mengapa tidak boleh memasukkan benda ke telinga atau hidung — bahwa itu bisa sakit dan membahayakan.
  • Hindari cotton bud untuk membersihkan telinga anak — gunakan hanya kain lembut di bagian luar telinga.
  • Perhatikan saat bermain di pantai atau taman — pasir, debu, atau serangga lebih mudah masuk ketika anak bermain di luar.

FAQ

Apakah benda asing di telinga anak bisa keluar sendiri?
Kemungkinannya sangat kecil. Meskipun telinga memproduksi cairan alami, benda asing yang tersangkut tidak akan keluar tanpa bantuan dokter. Menunggu terlalu lama berisiko menyebabkan infeksi, luka pada liang telinga, atau kerusakan gendang telinga yang permanen.

Bisakah saya mencoba mengeluarkan benda asing di rumah?
Tidak disarankan sama sekali. Liang telinga anak sangat sensitif, dan gendang telinga adalah membran tipis yang mudah rusak. Kesalahan kecil dalam teknik atau alat yang digunakan dapat menyebabkan luka serius dan gangguan pendengaran permanen. Hanya dokter THT yang memiliki peralatan dan keahlian untuk melakukannya dengan aman.

Berapa lama waktu tunggu untuk ke dokter jika anak tidak menunjukkan gejala parah?
Jangan menunda lebih dari 12 jam. Meskipun anak tidak merasa nyeri, benda asing tetap dapat menyebabkan infeksi atau luka jika dibiarkan terlalu lama. Periksakan anak ke dokter THT atau layanan gawat darurat dalam beberapa jam pertama untuk hasil terbaik.

Bagaimana membedakan nyeri dari benda asing dengan otitis media (infeksi telinga)?
Nyeri dari benda asing biasanya terlokalisir dan anak menunjuk langsung ke titik yang sakit atau berusaha mengeluarkan benda. Otitis media disertai demam, cairan bernanah, dan nyeri yang lebih merata di sekitar telinga. Dokter dapat membedakannya melalui pemeriksaan otoskop. Jika ragu, segera konsultasi dengan dokter THT untuk diagnosis pasti.

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan atau konsultasi medis langsung. Hasil dan penanganan tiap pasien berbeda.

Konsultasi Spesialis THT di Semarang

Punya keluhan serupa? dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.THT-KL, Subsp. AI(K) berpraktik di RS Columbia Asia Semarang. Buat janji online via WhatsApp.

Buat Janji via WhatsApp

Lihat Juga

dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L.

Ditulis & ditinjau oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I. (K), M.Si.Med.

Dokter Spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorok) & Konsultan Alergi-Imunologi · Semarang

Praktik di RS Columbia Asia Semarang dan RS Nasional Diponegoro, menangani keluhan THT umum hingga kasus alergi kompleks yang memerlukan penanganan subspesialis Konsultan Alergi-Imunologi.

Lihat profil lengkap & jadwal praktik dokter THT Semarang →