
Mendapati cairan kuning keluar dari telinga anak memang mengkhawatirkan. Ini bisa jadi tanda gendang telinga telah berlubang akibat tekanan infeksi. Tapi bukan berarti harus panik — artikel ini menjelaskan apa artinya dan apa yang harus dilakukan.
Apa Artinya Kuping Anak Keluar Cairan Kuning?
Cairan kuning yang keluar dari telinga anak hampir selalu berasal dari telinga tengah, bukan telinga luar. Artinya, ada infeksi di belakang gendang telinga (otitis media akut / OMA) yang menyebabkan tekanan menumpuk hingga gendang telinga berlubang kecil dan cairan bernanah keluar.
Paradoksnya: ketika cairan mulai keluar, nyeri biasanya justru berkurang karena tekanan sudah terlepas. Jadi kalau tadi anak kesakitan lalu tiba-tiba tenang dan ada cairan di bantal/bantal tidur, besar kemungkinan ini yang terjadi.
Kenali Warna Cairan dan Artinya
| Warna Cairan | Kemungkinan Kondisi | Tindakan |
|---|---|---|
| Kuning jernih / agak bening | Cairan serous dari OME, atau awal OMA | Pantau, hubungi dokter bila berlanjut |
| Kuning kental / purulen | OMA dengan perforasi gendang telinga | Segera ke dokter THT |
| Kuning kehijauan | Infeksi bakteri aktif | Segera ke dokter, perlu antibiotik |
| Cokelat / seperti kotoran telinga | Kotoran telinga biasa (serumen) — bukan infeksi | Jangan dikorek, bisa ke dokter bila menumpuk |
| Berdarah / campur darah | Perlu evaluasi segera (trauma / kolesteatoma) | Segera ke dokter THT |
Apakah Berbahaya Kalau Gendang Telinga Berlubang?
Kebanyakan perforasi (lubang) akibat OMA akan menutup sendiri dalam beberapa minggu setelah infeksi sembuh — selama tidak ada infeksi ulang dan tidak ada air yang masuk ke telinga.
Yang perlu diwaspadai:
- Lubang yang tidak menutup setelah 3 bulan (perforasi persisten)
- Infeksi berulang yang terus-menerus melukai gendang telinga
- Munculnya kolesteatoma (pertumbuhan kulit abnormal di telinga tengah)
Yang Harus Dilakukan Sekarang
- Jangan masukkan apapun ke telinga — jangan cotton bud, jangan ear drop kecuali diresepkan dokter
- Jaga telinga tetap kering — tidak boleh berenang, mandi pakai kapas penutup telinga
- Segera ke dokter — anak perlu diperiksa apakah butuh antibiotik (oral atau tetes)
- Beri obat pereda nyeri bila anak kesakitan — paracetamol atau ibuprofen aman untuk anak
Kapan Harus Ke Dokter THT (Bukan Hanya Dokter Umum)?
- Cairan kuning berlanjut lebih dari 1 minggu meski sudah diberi antibiotik
- OMA berulang (3 kali atau lebih dalam setahun)
- Anak tampak mengalami gangguan pendengaran setelah infeksi
- Ada pembengkakan atau kemerahan di belakang telinga (curiga mastoiditis)
- Perlu konfirmasi apakah gendang telinga sudah menutup setelah sembuh
Baca juga: Otitis Media: Panduan Lengkap tentang Infeksi Telinga Tengah
Baca juga: Apakah Cairan Telinga Harus Dioperasi?
Ditulis oleh dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L. — Dokter Spesialis THT Semarang. Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter.