Kondisi Saya Keluhan THT Cek Gejala Praktik Spesialis Tentang Artikel Booking Sekarang
Link disalin!
dr. Yanuar
Ditulis & Ditinjau oleh
dr. Yanuar Iman Santosa, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.A.I.(K), M.Si.Med
Spesialis THT & Subspesialis Alergi-Imunologi · RS Columbia Asia Semarang · Diperbarui: 19 May 2026

Kepala berat, hidung tersumbat, dan nyeri di sekitar wajah yang tak kunjung sembuh — ini adalah keluhan yang sering membuat pasien bertanya-tanya: “Apakah ini sinusitis akut atau sudah menjadi kronis?” Perbedaannya bukan sekadar soal durasi — tapi juga tentang pendekatan penanganan yang berbeda.

Apa Itu Sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan pada mukosa yang melapisi rongga sinus — ruang berisi udara di sekitar rongga hidung. Terdapat empat pasang sinus: maksilaris (pipi), frontalis (dahi), etmoidalis (di antara mata), dan sfenoidalis (belakang hidung).

Klasifikasi Berdasarkan Durasi

Jenis Durasi Karakteristik
Akut < 4 minggu Onset mendadak, sering setelah ISPA, umumnya sembuh sempurna
Subakut 4–12 minggu Transisi, gejala menetap tapi belum kronis
Kronis > 12 minggu Gejala persisten, perlu evaluasi penyebab struktural/alergi
Rekuren akut ≥4 episode/tahun Kambuh berulang, perlu evaluasi faktor predisposisi

Sinusitis Akut — Gambaran Klinis

Sinusitis akut umumnya dipicu infeksi virus (90%) atau bakteri. Gejala muncul mendadak dan terasa intens:

  • Hidung tersumbat dan keluar ingus kental (bening → kuning/hijau)
  • Nyeri atau tekanan di wajah — terutama saat membungkuk
  • Demam (lebih sering pada sinusitis bakteri)
  • Nyeri kepala
  • Penciuman berkurang
  • Batuk, terutama malam hari

Sebagian besar sinusitis akut viral membaik sendiri dalam 7–10 hari. Antibiotik tidak diperlukan untuk sinusitis viral — hanya dipertimbangkan jika gejala memburuk setelah 5 hari atau tidak membaik setelah 10 hari. Baca lebih lanjut di artikel sinusitis akut.

Sinusitis Kronis — Gambaran Klinis

Sinusitis kronis berbeda — gejalanya lebih ringan tapi persisten, berlangsung lebih dari 12 minggu. Pasien sering tidak merasa “sakit parah” tapi selalu merasa tidak nyaman:

  • Hidung tersumbat persisten
  • Postnasal drip (lendir menetes ke tenggorokan) — batuk kronis terutama pagi hari
  • Nyeri wajah ringan atau kepala “berat”
  • Penurunan penciuman yang menetap
  • Kelelahan
  • Napas bau (halitosis)

Apa yang Menyebabkan Sinusitis Menjadi Kronis?

Ada beberapa faktor yang membuat sinusitis tidak sembuh-sembuh:

Perbedaan Pendekatan Terapi

Sinusitis Akut

  • Istirahat cukup dan hidrasi
  • Nasal saline irrigation
  • Dekongestan (jangka pendek)
  • Antibiotik hanya jika ada indikasi bakteri

Sinusitis Kronis

  • Nasal corticosteroid spray jangka panjang
  • Identifikasi dan tata laksana penyebab (alergi, polip, kelainan struktural)
  • Irigasi hidung rutin
  • Jika tidak membaik: pertimbangkan FESS (Functional Endoscopic Sinus Surgery) untuk membuka ostium sinus yang tersumbat

Evaluasi sinusitis kronis memerlukan CT scan sinus untuk memetakan kondisi seluruh sinus dan merencanakan tata laksana yang tepat. Lihat layanan di dokterthtsemarang.com/sinusitis.

Artikel ini bersifat edukatif. Penentuan jenis sinusitis dan pilihan terapi memerlukan pemeriksaan langsung oleh dokter.

Baca Juga